Suara.com - Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora mengakui dirinya sangat meragukan kompetisi Liga Italia Serie A musim 2019/2020 yang saat ini sedang ditangguhkan, akan bisa kembali digulirkan pada awal Mei nanti.
Spadafora dan Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Gabriele Gravina pada pekan lalu sempat menyuarakan harapan agar Liga Italia musim ini bisa kembali kick-off pada 2 Mei.
Namun, Spadofora kini skeptis mengingat pandemi Virus Corona masih begitu masif di Italia saat ini.
"Melihat perkembangan saat ini, prakiraan yang membuat kami berpikir bahwa kami dapat meneruskan kompetisi-kompetisi olahraga pada awal Mei menurut saya terlalu optimistis," kata Spadafora seperti dimuat Football Italia.
"Saya sangat-sangat meragukannya. Saya dapat mengatakan bahwa jika terdapat kondisi-kondisi untuk meneruskan kompetisi, maka itu adalah bermain tanpa penonton," sambungnya.
"Untuk berbicara tanggal pasti, tidak mungkin mengatakan pada Mei semua kompetisi reguler, termasuk Serie A, akan diteruskan. Ya, terlebih dengan keberadaan penonton," celoteh Spadafora.
Meski demikian, Spadafora mengatakan keputusan akhir berada di tangan FIGC, bukan di tangan Kementerian Olahraga Italia.
"Mereka dapat memutuskan untuk menunda pertandingan-pertandingan sampai akhir musim panas, namun situasinya rumit. Sepakbola memerlukan waktu lebih lama dibanding yang lain untuk memahami krisis," tukas Spadafora.
Di Italia, pandemi Virus Corona telah menewaskan 8.215 orang sejauh ini.
Baca Juga: Faktor Veron Flop di Manchester United Terungkap, Gara-gara Roy Keane!
Berita Terkait
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Emil Audero Masuk Radar Juventus Saat Si Nyonya Tua Siapkan Perombakan Skuad Drastis
-
Emil Audero dan Jay Idzes Saling Roasting Soal Pencapaian Karier
-
Tak Seperti Oknum Suporter di Indonesia, Begini Cara Ekstrem Ultras Klub Italia Kalau Marah
-
Juventus Lirik Kembali Si Anak Hilang, Emil Audero Masuk Radar Transfer
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Iran Hancurkan Radar FP132 AS di Qatar, Amerika Kini 'Buta' dari Serangan Rudal Balistik?
-
Prabowo Siap Terbang ke Teheran, Damaikan Perang AS-Israel Vs Iran
-
AS dan Israel Bom Sekolah Khusus Putri di Iran, 36 Siswi Tewas
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
Terkini
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia
-
Manchester United vs Crystal Palace: Setan Merah Pincang, 4 Bintang Masuk Ruang Perawatan
-
5 Pemain Muda Super League yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia