Suara.com - Manajer Chelsea, Frank Lampard menyebut klubnya dapat merasa bangga dengan respons mereka terhadap pandemi COVID-19 saat ini.
"Saya sangat bangga menjadi manajer klub ini, dengan cara Chelsea menanganinya," kata Lampard kepada Sky Sports.
"Pihak klub sangat cepat untuk merespons dengan bantuan hotel dan ada banyak pekerjaan yang dilakukan dengan yayasan, serta pengumpulan dana dan tetap keep in touch dengan para penggemar. Semua hal baik dilakukan di masa sulit pandemi ini," celoteh pelatih berusia 41 tahun.
Klub asal London Barat itu memang dengan cepat menawarkan kepada para pekerja medis agar dapat menggunakan hotel mereka untuk tempat beristirahat, saat Liga Inggris 2019/2020 ditangguhkan bulan lalu.
Pihak Chelsea juga telah berjanji untuk menyumbangkan dana kepada layanan amal Refuge melalui kampanye pengumpulan dana selama enam pekan.
"Sementara soal pemotongan gaji yang disampaikan Otoritas Liga Inggris, saya yakin para pemain sepakbola akan berusaha dan melakukan hal yang tepat," tutur Lampard.
Dengan pandemi COVID-19 belum mencapai puncaknya di Inggris, kepastian mengenai berlanjutnya Liga Inggris musim kompetisi 2019/2020 masih belum jelas. Tim-tim juga masih belum diizinkan melakukan latihan secara kolektif.
Saat kompetisi dihentikan, para pemain profesional tetap menjaga kebugaran mereka di rumah masing-masing, termasuk tentunya para pemain Chelsea.
Lampard sendiri mencemaskan kondisi para pemain saat liga dapat diteruskan.
Baca Juga: Perang Melawan COVID-19, Danny Welbeck Donasikan Rp 196 Juta
"Ini merupakan tantangan karena belum pernah terjadi sebelumnya, dan kami tidak tahu berapa lama ini akan berlangsung," ucap Lampard.
"Terus terang saya khawatir dengan kebugaran para pemain. Saya percaya mereka tetap menjaga kebugaran mereka masing-masing, sebagaimana tim pelatih Chelsea juga telah memberikan menu latihan mandiri dan kami memantaunya secara virtual. Tapi, tetap saja saya khawatir," celotehnya.
"Namun mereka profesional, maka Anda harus percaya bahwa mereka akan kembali dengan kondisi sebaik mungkin," pungkas eks gelandang andalan Chelsea tersebut.
Berita Terkait
-
Hajar Chelsea di Stamford Bridge, Buktik PSG Lebih Berkualitas
-
Hasil Liga Champions: Drama Epik Sporting CP hingga Pesta Gol PSG di London
-
Lupakan Agregat, Luis Enrique Tuntut PSG Tampil 'Haus' di Kandang Chelsea
-
Bawa Modal Agregat 5-2 ke Markas Chelsea, Luis Enrique Haramkan Pemain PSG Santai
-
Dorong Ball Boy, Pemain Chelsea Terancam Sanksi UEFA
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Tak Anggap Remeh, Bintang Bulgaria Puji Timnas Indonesia: Jelas Lebih Berkelas
-
Eredivisie Tegaskan Polemik Paspor Dean James dan Nathan Tjoe-A-On, Tolak Laga Ulang
-
Cetak Banyak Gol, Andrew Jung Tegaskan Target Juara Bersama Persib
-
Dion Markx Anggap Sembilan Laga Sisa Seperti Final
-
Miro Petric Sebut Kondisi Fisik Layvin Kurzawa Semakin Bagus
-
Bojan Hodak Dukung Frans Putros Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Adu Kuat Timnas Indonesia vs Bulgaria di FIFA Series 2026
-
3 Pemain Bulgaria yang Jadi Ancaman Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026
-
John Herdman Puji Kreativitas Ole Romeny Saat Timnas Indonesia Gilas Saint Kitts and Nevis
-
Calvin Verdonk Terpukau Atmosfer SUGBK Saat Timnas Indonesia Gulung Saint Kitts and Nevis