Suara.com - Marco Motta mengungkap klub terakhir yang ingin ia bela disaat akan gantung sepatu. Bukan Persija Jakarta, melainkan klub Serie A Italia, Atalanta.
Atalanta merupakan klub paling bersejarah bagi Motta. Sebab, ia merupakan jebolan akademi klub tersebut sebelum debut di tim profesional pada musim 2004/2005.
Usianya Motta tidak lagi muda yaitu 33 tahun. Pada usianya tersebut beberapa tim pernah ia bela diantaranya Bologna, AS Roma, Juventus, dan saat ini bersama Persija Jakarta.
"Apakah saya akan mengakhiri karier di Atalanta? Saya sering ditanya hal seperti ini. Dalam beberapa wawancara, saya selalu berpikir untuk mengakhiri karier di Atalanta, tapi saya belum memastikan waktunya. Tentu saja tidak untuk sekarang," kata Motta dikutip dari laman Tutto Atalanta, Selasa (5/5/2020).
"Saya memikirkan (pensiun) ini bukan sejak dua tahun lalu, mungkin ketika masih memperkuat Juventus atau Roma," ia menambahkan
"Saya memulainya saat berusia 7 tahun di Atalanta, dan kemudian menjalani debut di Serie A dengan jersey itu. Saya hanya berpikir, mungkin akan lebih indah jika saya mengakhirinya di tempat saya mengawalinya," ucapnya.
Motta menegaskan Atalanta adalah tempat yang cocok untuk gantung sepatu. Sebab, di sanalah Motta bisa mengenal sepak bola.
"Saya sudah bermain di beberapa tim besar di Italia. Tapi jika saya berpikir di tim mana akan mengakhiri karir, itu sudah pasti Atalanta," pungkasnya.
Baca Juga: Didi Kempot Meninggal, Striker Timnas Indonesia U-19 Ikut Berduka
Berita Terkait
-
Mauricio Souza Bungkam soal Proyeksi Skuad Persija Musim Depan
-
Persija Pilih JIS untuk Laga Kandang Terakhir Super League Musim Ini
-
Gustavo Almeida Bongkar Rahasia Tampil Gila dari Bangku Cadangan saat Persija Hajar Persik
-
Pelatih Brasil Akui Potensi Mauro Zijlstra, Tapi Kebugarannya Bermasalah
-
Umuh Muchtar Ungkap Top Skor Persija Tertarik Gabung Persib
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Persija Gagal Juara meski Lebih Garang dari Era 2018, Marko Simic Disinggung
-
Sesumbar Lamine Yamal, Bidik Rekor Hattrick Termuda di Piala Dunia 2026
-
Mikel Arteta Dipuji Ubah Mentalitas Arsenal Jadi Monster Eropa
-
Ogah Terpeleset di Laga Terakhir, Julio Cesar Minta Pemain Persib Bandung Lakukan Ini
-
Pujian Berbisa Luis Enrique: Sebut Mikel Arteta Masterpiece Modern Jelang Final Liga Champions
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Unai Emery, Nama 'Villa' dan Mantra Sakti di Liga Europa
-
Luis Enrique: Arsenal Terbaik di Dunia Jika Tanpa Bola
-
Nasib Sial Neymar: Dipanggil Brasil ke Piala Dunia 2026, Eh Cedera Lagi!
-
Unai Emery 'Si Raja' Liga Europa, 5 Trofi dalam 6 Final!