Suara.com - Mantan pemain Real Madrid dan Chelsea, Michael Essien, menyebut membela Persib Bandung pada musim 2017-2018 menjadi salah satu momen terindah di dalam kariernya sebagai pesepak bola profesional.
Hal tersebut disampaikan Essien saat melakukan wawancara langsung lewat Instagram bersama jurnalis asal Afrika Selatan Carol Tshabalala dalam acara bertajuk #ConvosWithCarol, Senin (18/5/2020).
"Percayalah, itu (bermain bersama Persib) menjadi salah satu pengalaman paling indah dalam karier saya bermain untuk mereka," ujar Essien.
Essien menyoroti soal kefanatikan suporter yang tak kalah dengan suporter lainnya di Eropa. Menurutnya, Maung Bandung memiliki pendukung yang fanatik, selalu ada dalam setiap pertandingan di manapun, termasuk stadion yang tak pernah sepi.
"Fans sangat fanatik. Mereka sangat menyukai sepak bola dan klub. Persib merupakan tim yang memiliki fansbase besar di Indonesia. Ini sangat gila," kata dia.
Namun satu yang menjadi kendala yakni cuaca di Indonesia bagi dia sangat panas, apalagi jika harus bermain pada sore hari. Pemain yang dijuluki Si Bison itu lantas membandingkan, meski cuaca di Ghana panas namun di Indonesia lebih panas lagi.
"Tidak mudah bermain di sana (Indonesia), saya sedikit mengalami kendala jika bertanding sore hari. Walau saya berasal dari Ghana, panasnya berbeda. Untungnya pertandingan kami lebih banyak digelar malam hari," sambungnya seperti dimuat Antara.
Ingatan akan Essien memang membekas khususnya bagi publik Bandung. Meski berlabel Superstar, dalam setiap latihan ia selalu menjadi pencair suasana dengan tingkah konyolnya maupun sebagai tutor bagi pemain muda.
Dalam 29 penampilannya bersama Persib, Essien membukukan lima gol namun gagal membawa Maung Bandung bersaing memperebutkan gelar juara.
Baca Juga: Bintang Persija Jadi Momok Menakutkan bagi Ardi Idrus
Berita Terkait
-
Real Madrid Tumbang di Markas Osasuna, Ini Dalih Alvaro Arbeloa
-
Persib Bandung Fokus ke Super League, Federico Barba: Kami Ingin Menang di Setiap Laga
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan
-
Lawan Persita, Manajemen Persib Tutup Tribun Selatan dan VBS, Imbas Insiden di ACL 2?
-
Nganggur Milih-milih Pekerjaan, Xabi Alonso Tolak Latih Klub Problematik
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Maarten Paes Jadi Tembok Sulit Ditembus, Pelatih NEC Frustasi: Harusnya Kami Menang!
-
Fred Grim Soroti Kelemahan Ajax Usai Ditahan NEC 1-1, Kritik Maarten Paes?
-
Real Madrid Berpotensi Dikudeta Barcelona, Alvaro Arbeloa Salahkan Wasit
-
Cerita Zinedine Zidane Tak Umbar Iman Islam: Puasa, Salat Bukan Buat Pencitraan
-
Eks Direktur Liverpool Bongkar Teori Konspirasi 115 Tuduhan Pelanggaran Finansial Man City
-
Hajar Persebaya, Mario Lemos Puji Performa Luar Biasa Persijap Jepara
-
Persis Solo Imbang Lagi dan Makin Terbenam, Milomir Seslija Salahkan Hal Ini
-
Kebijakan Tarif Donald Trump Bikin Resah Negara Peserta Piala Dunia 2026, Seruan Boikot Menguat?
-
Real Madrid Tumbang di Markas Osasuna, Ini Dalih Alvaro Arbeloa
-
Nganggur Milih-milih Pekerjaan, Xabi Alonso Tolak Latih Klub Problematik