Suara.com - Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri mengatakan bahwa alasan munculnya rencana Liga 1 2020 dilanjutkan di tengah pandemi COVID-19 adalah demi kampanye adaptasi serta Piala Dunia U-20 2021.
Kampanye yang dimaksudkan adalah kampanye untuk memperlihatkan kepada dunia bahwa Indonesia dapat menyesuaikan diri dengan pandemi.
"Kami merasa perlu kampanye lewat sepakbola, bahwa Indonesia sudah mulai beradaptasi dan belajar dengan situasi 'new normal' dengan menjalankan protokol kesehatan. Kompetisi sepakbola adalah kampanye yang baik buat dunia internasional," papar Indra Sjafri seperti dimuat Antara.
Sementara terkait hubungan restart-nya liga dengan Piala Dunia U-20 yang memang akan dihelat di Tanah Air tahun depan, Indra menyebut bahwa PSSI belajar dari pengalaman tahun 2015-2016.
Pada periode tersebut, tidak adanya kompetisi resmi di dalam negeri imbas adanya sanksi FIFA berdampak negatif untuk Timnas Indonesia. PSSI tidak mau mengulang kondisi serupa.
Untuk Piala Dunia U-20, PSSI ingin menyiapkan tim terbaik agar Timnas Indonesia U-19 yang dipersiapkan untuk turun bisa mengukir prestasi di ajang dua tahunan tersebut.
Lanjutan Liga 1 2020 dinilai menjadi wadah yang tepat untuk menjaring pemain-pemain yang dibutuhkan untuk skuat akhir Timnas Indonesia untuk Piala Dunia U-20 2021.
"Jika pemain U-19 atau 20 tidak dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan, mereka bisa berkompetisi di Liga 1 dan juga Liga 2. Karena rata-rata pemain muda ini sudah memiliki klub. Pemusatan latihan biasanya hanya diikuti 23 sampai 30 pemain. Mereka yang tidak mengikuti itu masih tetap dapat mengasah kemampuan lewat kompetisi," jelas Indra.
Selain itu, berputarnya kembali liga akan membuat roda ekonomi kembali bergerak. Ya, mulai dari hotel hingga katering.
Baca Juga: Rahmad Darmawan Dukung Liga 1 2020 Kembali Digulirkan
"Apalagi pemerintah telah menyarankan kita tetap berdampingan dengan COVID-19 dan tetap produktif," tutur pria yang membawa Indonesia juara Piala AFF U-19 2013 dan Piala AFF U-22 2019 itu.
Liga 1 2020, yang telah tertangguhkan sejak Maret lalu imbas pandemi COVID-19, rencananya akan bergulir lagi mulai September atau Oktober mendatang.
Salah satu regulasi yang dibahas saat kompetisi restart adalah tentang kewajiban semua klub untuk menurunkan pemain U-19 atau U-20, demi membantu persiapan Indonesia menuju Piala Dunia U-20 tahun depan.
Berita Terkait
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
PSSI Nilai Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Kejar Target 50 Besar FIFA
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Coach Timo dan Jacksen F. Tiago Turun Gunung Cari Bakat Sepak Bola Putri di Women's Soccer Trilogy
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0