Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sepakbola profesional Tanah Air masih menunggu dua klub Liga 1 2020 yang belum mengajukan venue alias markas saat liga restart nanti. Kedua klub tersebut adalah Persebaya Surabaya dan Barito Putera.
Meski menunggu, PT LIB rupanya enggan memaksa dua klub tersebut untuk segera menentukan markas mereka dalam lanjutan Liga 1 2020 sampai akhir musim nanti.
Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita melihat dua tim tersebut sudah memulai persiapan.
Oleh sebabnya, Akhmad tidak akan melakukan tindakan tegas kepada Persebaya maupun Barito Putera. Ia yakin kedua klub tersebut akan secepatnya mengajukan venue yang ingin mereka pakai nanti.
"Saya lihat perkembangan, misalnya Persebaya sudah mulai mau latihan (secara grup) meski sempat menyatakan keraguannya untuk tampil di lanjutan Liga 1 (2020) di tengah pandemi COVID-19 ini," tutur Akhmad Hadian Lukita saat ditemui di kantor PT LIB, Jakarta, Rabu (19/8/2020).
"Barito Putera juga sudah mulai persiapan. Jadi, saya lihat sih perkembangannya baik. Semuanya saya kira bakal lancar, kompetisi bakal lanjut lagi," sambungnya.
"Kami tidak usah terlalu tegas-tegas amat lah ya, artinya ini semangatnya. Kami sama-sama dengan klub, kalau kita pakai tegas-tegasan kesannya kok kayak siapa aja begitu kan," celoteh Akhmad.
Meski begitu, lelaki berusia 55 tahun itu mengaku tetap memberikan imbauan kepada Persebaya dan Barito Putera. Ini supaya PT LIB bisa segera menyusun jadwal pertandingan lanjutan Liga 1 2020.
"Peraturannya memang kita menghimbau terus biar secepatnya mereka membuat persiapan. Oh ya, tentunya kita sudah menyatakan segera untuk memberikan jawaban," pungkasnya.
Baca Juga: Terpapar Covid-19, Putri Cantik Nil Maizar Ingatkan untuk Jaga Kesehatan
Seperti diketahui, Liga 1 2020 akan kembali kick-off pada 1 Oktober mendatang, setelah tertangguhkan sejak Maret lalu imbas pandemi COVID-19 di Tanah Air.
Kompetisi top-flight Tanah Air musim ini dijadwalkan rampung pada 28 Februari 2021.
Berita Terkait
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Gagal Promosi, Teco Ajak Manajemen Evaluasi Barito Putera
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak
-
Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Pesta Gol Sekaligus 'Antar' PSBS Biak Degradasi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati