Suara.com - Kamis (3/9/2020) siang, pelatih kepala Persija Sergio Farias tiba di Jakarta. Akan tetapi, Farias datang sendirian tanpa ditemani dua asistennya yaitu Rodrigo Pellegrino dan Stefano Impagliazzo.
Manajemen Persija sengaja tidak menyertakan dua asisten Farias karena ingin memaksimalkan dua pelatih lokal yang dalam dua musim terakhir telah berada di dalam tim utama.
Mereka adalah Sudirman dan Ilham Ralibi. Sudirman dan Ilham nantinya akan membantu juru taktik asal Brasil tersebut membesut klub berjuluk Macan Kemayoran.
Sudirman merupakan legenda sepak bola Indonesia, dan beberapa kali menjadi asisten pelatih Persija. Yaitu di era kepelatihan Benny Dollo, Iwan Setiawan hingga di Liga 1 2019.
Adapun Ilham Ralibi yang diplot sebagai pelatih fisik merupakan jebolan Universitas Negeri Jakarta yang sebelumnya menangani Persija Academy.
Ia turut berkontribusi menjadikan Persija EPA menjadi Akademi terbaik di Elite Pro Academy 2019. Ilham juga merupakan asisten pelatih fisik tim PON DKI 2016 lalu.
"Sergio Farias datang sendiri dan tidak bersama dua asistennya. Kami memastikan hal ini tidak menjadi masalah," kata Presiden Persija, Mohamad Prapanca, dalam keterangan resminya, Kamis (3/9/2020).
"Kami ingin mengoptimalkan pelatih lokal yang ada seperti Coach Sudirman dan Coach Ilham Ralibi yang pada dua musim terakhir turut menangani tim senior. Sergio Farias pun siap bekerja sama dengan pelatih lokal dan membawa Persija juara,” tambahnya.
Sebelumnya, Farias kesulitan kembali ke Indonesia karena terkendala penerbangan dari Brasil yang cukup sulit lantaran pandemi COVID-19.
Baca Juga: Liga 1 Tanpa Degradasi, Ruben Tetap Berjuang 100 Persen bagi Bhayangkara FC
Sebelum kembali memimpin latihan tim, mantan juru taktik Pohang Steelers itu akan terlebih dulu menjalani prosedur kesehatan yang ditetapkan, yaitu melakukan swab test COVID-19.
"Saat mulai memimpin latihan, Farias dapat langsung mengoptimalkan program taktik. Hal ini karena Coach Sudirman dan Coach Ilham telah menggodok fisik pemain pada latihan yang telah berjalan nyaris tiga minggu," pungkas Prapanca.
Berita Terkait
-
Persib Juara, Jordi Amat Tetap Anggap Persija yang Mainkan Sepak Bola Terbaik di Super League
-
John Herdman Puji Kualitas Teknis Rayhan Hannan, Begini Kata-katanya
-
Menang 3-0 atas Myanmar, Pemain Persija: Timnas Indonesia U-19 Belum Sesuai Ekspektasi
-
Panggilan Timnas Indonesia Jadi Momentum Rayhan Hannan Unjuk Kualitas di SUGBK?
-
Allano Lima Tinggalkan Persija Jakarta, Minta Maaf Gagal Persembahkan Gelar Juara
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Kata-kata Virgil van Dijk Usai Belanda Tumbang dari Aljazair Dalam Persiapan Piala Dunia 2026
-
Persib Bandung Kirim Doa untuk Layvin Kurzawa
-
Murka Ronald Koeman Usai Belanda Ditekuk Aljazair di Rotterdam
-
Viral! Jingkrak-jingkrak dan Tangis Pemain Klub Korut Saat Bertemu Kim Jong-un
-
Mau Jersey Legendaris Pele saat Final Piala Dunia 1958? Cukup Siapkan Uang Segini
-
FIFA Harus Bertindak! Pemain Timnas Putri Palestina Diseret Israel ke Penjara
-
Belanda Takluk dari Aljazair, Alaram Bahaya De Oranje Jelang Piala Dunia 2026
-
Lepas Bek Layvin Kurzawa, Persib Bandung Ucap Pesan Menyentuh
-
Mengejutkan! Mirza Mustafic Tinggalkan Bali United, Ekspatriat Kedua yang Hengkang
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan