Suara.com - Persipura Jayapura batal bermarkas di Stadion Gajayana, Malang, setelah menerima surat balasan dari pemerintah daerah setempat yang menyatakan stadion tersebut tidak bisa digunakan karena alasan akan direnovasi.
"14 Agustus (2020) kita sudah mengirimkan ke Walikota Malang. Tapi per hari ini baru ada jawaban dari Pemerintah Kota Malang, bahwa untuk sementara Gajayana tidak bisa dipakai karena alasan akan direhab dalam waktu dekat ini," demikian keterangan Sekretaris Persipura, Rocky Bebena di akun Instagram klub, sebagaimana dimuat Antara, Kamis (24/9/2020).
Rocky sendiri menyatakan bahwa Persipura tak menyesalkan hal ini dan memilih mencari alternatif stadion yang bisa digunakan untuk lanjutan kompetisi Liga 1 2020 nanti.
Seperti diketahui, Liga 1 2020 akan restart pada 1 Oktober setelah tertangguhkan sejak Maret lalu imbas pandemi COVID-19 di Tanah Air.
Manajemen Mutiara Hitam --julukan Persipura-- pun sudah melayangkan surat permintaan penggunaan Stadion Kanjuruhan, Malang.
Menurut Rocky, kubunya berharap ada jawaban positif.
"Kita sudah berkomunikasi ke Pemerintah Kabupaten Malang untuk penggunaan Stadion Kanjuruhan. Mudah-mudahan besok ada jawaban suratnya. Kita lampirkan juga jadwal pertandingan," ungkap Rocky.
Belum pastinya stadion mana yang akan dijadikan markas, tentu membuat Boaz Solossa dan kawan-kawan dilingkupi harap-harap cemas. Pasalnya, lanjutan Liga 1 2020 tinggal menyisakan sepekan lagi sebelum kick-off.
"Mengingat waktu semakin dekat, kita berharap dalam sepekan bisa clear. Mudah-mudahan bisa diselesaikan," tandas Rocky.
Baca Juga: Hasil Playoff Liga Champions Tadi Malam, Leg Pertama Rampung Dihelat
Berita Terkait
-
Manajer PSS Sleman Ungkap Kondisi Pemain Jelang Lawan Persipura Jayapura
-
Legenda Persipura Ungkap Hasil Pertemuan dengan Gubernur Papua
-
Gubernur Papua Jamin Dukungan Penuh untuk Persipura Jayapura
-
3 Tahun Tinggal di Indonesia, Pelatih Timnas Bulgaria Sebut Sepak Bola Seperti Agama
-
Reno Salampessy Memukau, Anak Legenda Persipura Bisa Dilirik John Herdman
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Benarkah Striker Iran Mehdi Taremi Angkat Senjata Lawan AS-Israel? Begini Faktanya
-
Pelatih Brasil Tiba-tiba Sodorkan Gelandang 23 Tahun untuk Jadi Andalan Timnas Indonesia
-
11 Laga Tak Terkalahkan, Carrick Haramkan Pemain Manchester United Lakukan Hal Ini
-
Ricuh Copa Del Rey! Polisi Dituding Membiarkan Bus Atletico Madrid Diserang Ultras Barcelona