Suara.com - Kompetisi Ligue 1 akan tetap berlanjut, meski Presiden Emmanuel Macron pada Rabu (28/10/2020) mengumumkan Prancis kembali memberlakukan lockdown.
Prancis telah mengambil langkah dramatis untuk menekan penyebaran cepat infeksi COVID-19 di negara itu dalam beberapa hari terakhir. Menurut Universitas John Hopkins, lebih dari 250.000 kasus baru muncul pada pekan lalu.
Tidak seperti musim lalu, ketika kompetisi dihentikan lebih cepat. Musim 2020-21 akan tetap berjalan. Akan tetapi tetap digelar di stadion kosong atau tanpa kehadiran suporter.
"Minggu-minggu mendatang akan sulit secara ekonomi, tetapi juga pada tingkat manusia. Inilah mengapa saya ingin menegaskan kepada Anda malam ini bahwa kompetisi olahraga akan tetap berlangsung," ujar Menteri Olahraga Prancis Roxana Maracineanu yang dikutip Goal pada Kamis (29/10/2020).
"Atlet papan atas dan atlet profesional akan bisa terus berlatih. Dan mereka juga akan dapat terus bersaing karena bepergian untuk alasan profesional diizinkan.”
Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengonfirmasi bahwa kompetisi divisi ketiga juga akan tetap berlangsung, serta divisi teratas dari sepak bola putri dan futsal, meskipun dilakukan secara tertutup.
Sebaliknya, sepak bola di bawah standar itu termasuk sepak bola tingkat junior akan ditunda hingga lockdown saat ini dilonggarkan.
Lockdown kali ini dijadwalkan akan berlangsung hingga 1 Desember dan dapat diperpanjang tergantung pada situasi kesehatan di Prancis.
Pertandingan Ligue 1 antara Marseille kontra Lens, yang dijadwalkan pada Jumat telah ditunda akhir pekan ini karena 11 anggota tim Lens dinyatakan positif COVID-19. (Antara)
Baca Juga: Fans Barcelona di China Rayakan Kepergian Bartomeu dari Camp Nou
Tag
Berita Terkait
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?
-
Profil Timnas Prancis: Menanti Sihir Kylian Mbappe untuk Membawa Trofi Emas Pulang
-
Tanpa Imigran, Prancis Bukan Apa-Apa? Fakta di Balik Kejayaan Les Bleus di Piala Dunia
-
China Rengkuh Gelar Ke-12, Kisah Ajaib Prancis di Piala Thomas 2026 Berakhir
-
Jadwal MotoGP Prancis 2026: Ducati Masih Berupaya, Aprilia dalam Bahaya
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Profil Timnas Korea Selatan: Misi Taegeuk Warriors Melangkah Jauh di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Spanyol: Ambisi Raksasa Eropa Taklukkan Piala Dunia 2026
-
Malam Terindah di Emirates: Declan Rice Kehabisan Kata Usai Bawa Arsenal ke Final
-
Adu Tajam Trio Bayern Munich vs PSG di Semifinal Liga Champions, Harry Kane dkk Bidik Rekor
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!