Suara.com - Masa depan bek Bayern Munich David Alaba di klub juara Eropa ini masih belum jelas setelah pembicaraan kontraknya selama berbulan-bulan tak kunjung mencapai kemajuan ke arah kontrak baru. Hal itu diungkapkan pelatih Bayern, Hansi Flick, Jumat (30/10/2020).
Pemain timnas Austria berusia 28 tahun itu sudah bersama Bayern sejak 2008 dan menjadi bek andalan selama bertahun-tahun. Kontraknya akan berakhir 2021.
Serangkaian pembicaraan kontrak antara Alaba dan klubnya sejauh ini gagal mencapai kesepakatan.
Mengingat Alaba akan berstatus bebas transfer musim panas tahun depan, maka Bayern harus memutuskan apakah akan menjualnya di bursa transfer musim dingin pada Januari tahun depan.
Karena memasukkan nama Alaba di bursa transfer Januari menjadi kesempatan terakhir Bayern untuk mendapatkan pemasukan jika kontrak baru tak juga terealisasi.
"Saya sungguh berharap dia meneken kesepakatan baru dengan Bayern karena saya kira dia tahu situasi yang terjadi saat ini di Bayern," kata Flick yang mengantarkan klub Bavarian ini menggondol lima trofi pada 2020, termasuk dua trofi domestik dan Liga Champions, setelah menjadi pelatih setahun lalu.
"Kami punya banyak kesenangan, ada atmosfer bagus di dalam tim ini dan kami meraih sukses. Ini adalah klub yang tempatnya berada di antara yang terbaik di dunia," sambungnya seperti dikutip Antara dari Reuters.
"Dia (Alaba) akan memikirkan hal ini, saya yakin, tetapi kami harus menghormati keputusan apa pun. Saya harap dia tetap bersama kami tetapi akhirnya ini adalah keputusan dia."
Alaba yang dikenal sebagai pemain serba bisa dan kecepatannya dalam membaca permainan sangat membantu Bayern, baik sebagai fullback maupun bek tengah selain juga beroperasi di sayap.
Baca Juga: Tampil Apik di Liga Champions, Manchester United Capai Keseimbangan?
Alaba juga selalu dipercaya menjadi starter selama sembilan tahun terakhir dan menjadi favorit penggemar.
Alaba sudah memenangkan dua gelar Liga Champions bersama Bayern selain sembilan gelar juara liga dan enam Piala Jerman.
Berita Terkait
-
Tinggalkan Como, Emil Audero Ucapkan Selamat Tinggal untuk Liga Champions
-
Skenario Real Madrid di Liga Champions 2026/2027: Arsenal dan Inter Milan Ujian Berat
-
Hasil Undian Liga Champions 2026-2027: PSG vs Barcelona dan Man City, Real Madrid Ditantang Arsenal
-
LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions
-
Suhu Panas Jadi Penyebab Jamal Musiala Ambruk Setelah Cetak Gol, Begini Kondisinya Sekarang
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan
-
Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS
-
Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah