Suara.com - Berkarier di luar negeri menjadi keputusan yang tepat buat Yanto Basna. Pemain yang kini bermain di Liga Thailand bersama PT Prachuap FC itu pun mengungkapkan pengalamannya.
Pemain muda Bhayangkara FC, Serdy Ephy Fano, bersyukur kembali dipanggil untuk mengikuti latihan virtual bersama Timnas Indonesia U-19 dan bertekad untuk mengerahkan kemampuan terbaiknya.
Berikut lima berita sepak bola hits dan menarik di kanal bola Suara.com, sepanjang Selasa (10/11/2020) yang kami rangkum di bawah ini:
1. Yanto Basna Ungkap Enaknya Main di Liga Thailand: Bersyukur Gaji Lancar
Berkarier di luar negeri menjadi keputusan yang tepat buat Yanto Basna. Pemain yang kini bermain di Liga Thailand bersama PT Prachuap FC itu pun mengungkapkan pengalamannya.
Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @suporterbarbar, Yanto Basna sangat bersyukur bisa mencicipi Liga Thailand. Sekalipun di masa pandemi virus corona, ia tetap bisa bermain normal.
2. Kembali Dipanggil Shin Tae-yong, Serdy Ephy Fano Tobat Bangun Kesiangan
Pemain muda Bhayangkara FC, Serdy Ephy Fano, bersyukur kembali dipanggil untuk mengikuti latihan virtual bersama Timnas Indonesia U-19. Kembali mendapat kesempatan, Serdy pun bertekad untuk mengerahkan kemampuan terbaiknya agar bisa mencuri perhatian pelatih Timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong.
Baca Juga: Jack Brown Nikmati Latihan Virtual Timnas Indonesia U-19
Serdy merupakan salah satu pemain yang ikut dalam training camp (TC) Timnas U-19 di Jakarta beberapa waktu lalu. Bahkan, namanya juga masuk ke dalam pemain untuk ikut pemusatan latihan di Kroasia.
3. Petinggi Dortmund Klaim Fisik Jadon Sancho Sangat Buruk, Gara-gara MU?
Setelah tampil cukup fenomenal musim lalu dengan raihan 20 gol plus 20 assist untuk Borussia Dortmund lintas ajang, performa Jadon Sancho bisa dibilang menurun di awal musim ini. Akankah ini gara-gara rumor kepindahannya ke Manchester United (MU), yang begitu santer berhembus pada bursa transfer musim panas 2020 lalu?
Sejauh ini Sancho baru mengemas dua gol untuk Dortmund di kampanye 2020/2021 meski telah melakoni sembilan laga di semua kompetisi.
Berita Terkait
-
Buka Suara soal Dugaan Rasisme, Henry Doumbia: Saya Yakin dengan Apa yang Saya Dengar
-
Babak Baru Dugaan Rasisme Marc Klok, Laporan Wasit Malaysia Justru Ungkap Fakta Ini
-
Bojan Hodak Murka! Desak Bhayangkara FC Minta Maaf ke Marc Klok Soal Tuduhan Rasisme
-
Usai Cetak Assist Brilian, Layvin Kurzawa Dapat Pujian Selangit dari Bojan Hodak
-
Bhayangkara FC Tak Terima! Fadly Alberto Dihukum 3 Tahun, Klub Resmi Banding ke PSSI
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?