Suara.com - Mimpi Amirudin Bagus Kahfi untuk berkarier di Eropa mendekati kenyataan usai sang pemain menyampaikan permintaan maaf kepada klubnya, Barito Putera.
Sebagaimana diketahui, dalam beberapa hari terakhir masalah Bagus Kahfi dan Barito Putera menjadi perbincangan hangat. Hal itu bermula saat Bagus curhat perihal kegagalannya untuk berlabuh ke klub Belanda, FC Utrecht.
Barito Putera kemudian diserang oleh warganet karena dinilai tidak mau melepaskan Bagus Kahfi untuk gabung FC Utrecht. Pasalnya Barito Putera tidak merespons permintaan FC Utrecht untuk memberikan surat keluar bagi pemain jebolan Garuda Select itu.
Permasalahan itu kemudian sempat gaduh. Namun, Bagus Kahfi sadar dia telah menyulut api kecil, sehingga saudara kembar Bagas Kaffa ini mengajukan permintaan maaf kepada Barito Putera via media sosial Instagram-nya.
"Saya terkejut ada kegaduhan karena kesalahpahaman unggahan saya di media sosial. Hari ini saya pastikan, tidak ada masalah lagi, dan Barito Putera justru memberikan dukungan untuk saya tentunya dengan proses yang tepat dan profesional," tulis Bagus di akun Instagram pribadinya.
"Saya meminta maaf ke keluarga besar Barito Putera, suporter Barito Putera dan Masyarakat Kalimantan Selatan. Terima kasih, jaya selalu untuk Barito Putera. ALHAMDULILAH, BISMILLAH," imbuhnya.
Tak berselang lama dari postingan permintaan maaf itu, akun media sosial Twitter @Indostransfer kemudian membagikan kabar bahwa Bagus Kahfi untuk berkarier ke Eropa mendekati kenyataan.
Dalam unggahan itu, dilampirkan pula keterangan dari orangtua Bagus yang menyebutkan urusan anaknya pindah ke Eropa sudah beres.
"Melalui orangtua Bagus, bapak Tuni Puji Istiiono. "Alhamdulilah, sudah beres semuanya. Insyaallah Bagus bermain di Eropa (Belanda) dia bilang sudah kerasan di sana," tulis pernyataan Indostransfer.
Baca Juga: Tolak Beri Penghormatan pada Maradona, Paula Dapena Diancam Dibunuh
Kendati demikian, saat berita ini ditulis belum ada pernyataan resmi dari pihak Bagus Kahfi atau Barito Putera terkait klub mana yang akan menjadi tujuan karier Top Skor Piala AFF U-16 2018 tersebut.
Berita Terkait
-
Sempat Buat Gaduh, Bagus Kahfi Minta Maaf ke Barito Putera
-
Usai Dicoret dari Timnas U-19, Yudha Febrian Kini Malah Asyik Piknik
-
Gagal ke FC Utrecht, Bagus Kahfi Dapat Dukungan dari Presentar Cantik Ini
-
Gagal ke FC Utrecht, PSSI akan Panggil Bagus Kahfi ke Timnas Indonesia U-19
-
Bagus Kahfi Gagal Gabung FC Utrecht, PSSI Turun Tangan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati