Suara.com - Amiruddin Bagus Kahfi secara resmi berpamitan kepada keluarga besar Barito Putera untuk bergabung dengan klub Belanda FC Utrecht. Bersama CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, Bagus menjalani serangkaian agenda, Minggu (13/12/2020).
Beberapa acara dijalani keduanya seperti silahturahmi ke Hasnur Mini Arena, di mana pada di lokasi tersebut ada Sekolah Olahraga SOBP. Setelah itu, Bagus Kahfi beserta ayah, kakak, dan adik-adik perempuannya diajak untuk melakukan ziarah ke makam H. Abdussamad Sulaiman.
Setelah ziarah, Bagus dan keluarga langsung melakukan salat hajat. Hasnur berharap dengan adanya kegiatan ini saudara kembar Amiruddin Bagas Kaffa tersebut bisa diberi keberkahan selama berada di FC Utrecht.
"Ibadah sholat hajat ini merupakan satu bentuk ikhtiar agar keinginan kita dikabulkan oleh Allah SWT," kata Hasnuryadi dalam rilis resmi klub, Senin (14/12/2020).
Selain itu, Bagus beserta keluarga juga mengunjungi kediaman Rudy Resnawan selaku Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, di Banjarbaru. Pada ksemepatan itu Rudy menyampaikan dukungannya kepada Bagus Kahfi.
"Kami atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan juga secara pribadi, mendukung sepenuhnya karena dengan begini tentunya akan menjadi kebanggaan Indonesia. Oleh karena itu Bagus Kahfi harus lebih tekun dalam berlatih, disiplin, dan tentunya harus bersemangat dalam menimba ilmu di FC Utrecht," ujar Rudy Resnawan.
Bagus mohon doa serta dukungan dari masyrakat Indonesia, khususnya keluarga besar Barito Putera. Ia berharap kariernya bersama FC Utrecht bisa berjalan dengan baik.
"Saya meminta doa restu dan dukungannya kepada masyarakat Kalimantan Selatan, khususnya keluarga besar Barito Putera agar semoga segala sesuatunya dapat berjalan dengan lancar," kata Bagus.
Sudah pamit, hingga kini belum diketahui kapan Bagus bertolak ke Belanda. Pemain berusia 18 tahun itu disebut akan berangkat setelah pengurusan visa rampung.
Baca Juga: Bagus Kahfi Gabung FC Utrecht, Begini Komentar Budi Sudarsono
Berita Terkait
-
Pemain Liga Inggris Rp596 M Punya Nenek Kelahiran Semarang, Bisa Dinaturalisasi?
-
Max Havelaar! Novel Legendaris Pelajaran SMA yang Mengguncang Belanda
-
2 Warga Belanda Dilarang Masuk Indonesia Usai Gelar Event Lari Khusus Bule
-
Tampang Duo Belanda yang Bikin Entourage Bali Kini Dicekal dan Kabur ke Singapura
-
Mr Presiden Harus Tahu! Siapa Londo Ireng, Benarkah Orang Indonesia yang Berkhianat?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus