Suara.com - Kiper muda Barito Putera, Muhammad Riyandi bertekad mengunci satu tempat di skuat Timnas Indonesia U-23 yang kini tengah menggelar training camp (TC) alias pemusatan latihan di Jakarta, sebagai persiapan jelang turun di cabor sepakbola SEA Games 2021.
Dikutip dari Antara, Jumat (25/12/2020), pemanggilan ini menjadi yang kedua kalinya bagi Riyandi. Sebelumnya ia membantu Saddil Ramdani dan kawan-kawan meraih medali perak di SEA Games 2019 Filipina.
"Target saya yang pertama tentu masuk ke dalam skuat utama, masuk dalam skuat akhir (Timnas U-23) untuk SEA Games nanti. Setelah itu baru saya menargetkan untuk menjadi pemain inti, yang penting masuk skuat utama dahulu," papar Riyandi.
Saat SEA Games 2019, Riyandi memang kalah bersaing dengan Nadeo Argawinata yang menjadi pilihan utama pelatih Indra Sjafri di bawah mistar gawang Timnas Indonesia U-23.
Bagi Riyandi, kesempatan kedua ini tentu akan dimaksimalkan agar bisa menambah jam terbang di level internasional. Ia tak ingin hanya sebagai penghangat bangku cadangan saja.
"Yang pasti saya bersyukur kembali dipercaya dipanggil timnas. Saya tidak mau menyia-nyiakan peluang, setiap latihan pasti saya kerahkan 100 persen kemampuan saya," celoteh kiper 20 tahun kelahiran Bogor itu.
Menurutnya, kondisi latihan di TC Timnas Indonesia U-23 sejauh ini berjalan lancar. Riyandi juga memastikan jika ia dalam keadaan fit meski sempat mengalami cedera hamstring pada September lalu.
"Sudah sepekan, Alhamdulillah latihan lancar.Latihan juga belum berat. Coach Shin Tae-yong memahami kondisi pemain, jadi masih latihan conditioning karena rata-rata pemain lama jeda tidak bermain di kompetisi," ungkap Riyandi.
Riyandi masuk daftar 36 pemain yang dipanggil mengikuti TC Timnas Indonesia U-23 yang dikomandoi Shin Tae-yong. Rencananya, periode pertama TC persiapan SEA Games tersebut akan berlangsung hingga 31 Desember 2020.
Baca Juga: Salah Satu Asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia Resmi Mundur
Berita Terkait
-
4 Pemain Australia yang Menang Lawan Turki Pernah Rasakan Kekalahan dari Timnas Indonesia U-23
-
Jelang Gabung Timnas Indonesia, Dua Penjaga Gawang Senasib Alami Degradasi
-
Dony Tri Pamungkas Tak Takut Super League Musim Depan Tanpa Aturan Pemain U-23
-
Persija Siap Rombak Sektor Kiper, Penjaga Gawang Berlabel Timnas Indonesia Jadi Incaran
-
Respons PSSI Usai AFC Kasih Sanksi Gara-gara Timnas Indonesia
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Prediksi Susunan Pemain Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026
-
Thomas Tuchel dan 'Misi Mustahil' Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Irak vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kondisi Terkini Christian Pulisic, Lini Serang Amerika Serikat Berpikir Keras Jelang Lawan Australia
-
Piala Dunia 2026: Ramin Rezaeian Ungkap Arti Selebrasi Golnya Saat Iran Tahan Selandia Baru
-
Menanti Debut Erling Haaland dan Odegaard di Piala Dunia 2026, Norwegia Bidik Tiga Poin Lawan Irak
-
Arti Spesial Bela Timnas Indonesia Bagi Luke Vickery: Nenek Saya Lahir di Sana!
-
Kenapa Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026? Ternyata Bukan Sekadar Tren
-
Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola
-
Lebih dari 14 Asprov Dipimpin Plt, Tata Kelola PSSI Jadi Sorotan