Suara.com - Laga hidup mati akan dilakoni Barcelona di ajang Copa del Rey, Kamis (28/1/2021) dini hari WIB. Di babak 16 besar ajang yang juga disebut Piala Raja itu, Barcelona akan bertandang ke Estadio de Vallecas, markas Rayo Vallecano.
Rayo Vallecano merupakan klub yang kini berkompetisi di kasta kedua Spanyol, Divisi Segunda. Rayo terakhir kali berkutat di La Liga, kasta tertinggi, pada musim 2018/19.
Tampil di La Liga selema beberapa musim dalam lima dekade terakhir, Rayo memiliki catatan yang kurang menggembirakan ketika jumpa Barcelona.
Tercatat di lima pertemuan terakhirnya dengan Barcelona, Rayo menelan kekalahan beruntun secara menyakitkan dengan kebobolan 22 kali.
Meski akan menjamu Barcelona di markasnya di Vallecas, status sebagai tuan rumah sepertinya tidak akan memiliki dampak bagi tim besutan Andoni Iraola.
Terlepas dari mimpi buruknya selama ini tiap kali jumpa raksasa Catalonia, peluang bagi Rayo tetap ada.
Di babak sebelumnya Rayo mengalahkan salah satu wakil La Liga, Elche. Rayo menang 2-0.
Mantan gelandang Manchester United, Bebe, menyumbang satu gol. Sementara satu gol lainnya dicetak oleh bek sentral Alejandro Catena.
Kemenangan atas Elche di babak 32 besar Copa del Rey, paling tidak, bisa dijadikan motivasi bagi para penggawa Los Franjirrojos untuk tampil all out tanpa beban.
Baca Juga: 5 Hits Bola: Hadapi Rayo Vallecano, Messi Kembali Masuk Skuat Barcelona
Di kubu Barcelona, kemenangan sudah pasti menjadi target pelatih Ronald Koeman. Sebagaimana diketahui, Koeman baru saja kehilangan peluang untuk mempersembahkan trofi pertamanya bagi Barcelona setelah ditumbangkan Athletic Bilbao di ajang Piala Super Spanyol.
Di ajang Copa del Rey, Koeman pastinya tidak ingin mensia-siakan kesempatan untuk meraih gelar mengingat sudah tersingkirnya dua pesaing terberat Barcelona di Piala Raja, Atletico Madrid dan Real Madrid.
"Tentu kami ingin berjuang memenangi semua kompetisi yang diikuti, tetapi secara realistis mempertimbangkan keunggulan Atletico di liga dan tren performa mereka, itu akan sangat sulit," kata Koeman dalam jumpa pers jelang laga, Selasa (27/1/2021).
"Selama masih ada kesempatan di liga kami akan tetap berusaha. Tetapi Copa del Rey kompetisinya lebih singkat, dengan jumlah pertandingan lebih sedikit dan kami ingin memenangi trofi, itu yang saya tekankan kepada tim," tambahnya seperti dikutip Marca.
Unggul di atas kertas dan punya rekor ciamik menghadapi Rayo, bukan berarti Barcelona bisa meraih kemenangan dengan mudah.
Berkaca pada performa Los Cules di babak 32 besar Copa del Rey, Barcelona wajib waspada. Karena tim besutan Koeman susah payah menyingkirkan klub kasta ketiga, Cornella.
Berita Terkait
-
Sindiran Lamine Yamal ke Real Madrid hingga Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Juara Barcelona
-
9 Pemain Kejar Rekor Gila di Piala Dunia 2026: Dari Messi hingga Kylian Mbappe
-
Daftar Skuat Sementara Argentina di Piala Dunia 2026: Scaloni Coret Nama Besar, Messi?
-
Pakai Kaos Anti Madrid Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Parade Juara Barcelona
-
Sihir Marcus Rashford Kunci Gelar LaLiga, Sang Bintang Berharap Dipermanenkan
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!