Suara.com - AS Roma mengamankan kembali posisi ketiga klasemen Liga Italia yang sempat dihuni Juventus selepas menghancurkan tamunya Verona dengan skor 3-1 dalam laga pekan ke-19 Liga Italia di Stadion Olimpico, Roma, Minggu waktu setempat (Senin WIB).
Kemenangan tim ibu kota itu disokong keberhasilan mereka mengemas tiga gol dalam rentang waktu sembilan menit untuk unggul 3-0 pada menit ke-29 berkat kontribusi Gianluca Mancini, Henrikh Mkhitaryan dan Borja Mayoral, sedangkan gol balasan Verona dicetak Ebrima Colley pada menit ke-62, demikian catatan laman resmi Liga Italia.
Posisi ketiga kini kembali dihuni Roma dengan koleksi 40 poin, tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen AC Milan. Verona yang menelan kekalahan keenam di liga musim ini tertahan di posisi kesembilan dengan 30 poin.
Giallorossi menggebrak sejak awal, saat Borja Mayoral tidak dapat mengendalikan umpan terobosan kiriman Mkhitaryan. Mereka kemudian mendapat masalah saat bek tengah Chris Smalling mengalami cedera dan harus digantikan mantan pemain Verona Marash Kumbulla saat pertandingan baru berusia 12 menit.
Roma akhirnya memecah kebuntuan pada pertengahan babak pertama. Bola tendangan sudut dapat ditanduk dengan akurat oleh Mancini yang berhasil melepaskan diri dari pengawalnya.
Mkhitaryan kemudian menggandakan keunggulan Roma dua menit berselang. Mayoral mendapat umpan dan mampu mengecoh kiper Marco Silvestri, namun membuatnya berada dalam sudut sempit. Mayoral kemudian mengirimkan operan kepada pemain Armenia itu yang melesakkannya ke sudut bawah gawang Verona.
Tidak lama kemudian gawang Verona kembali kemasukan. Lorenzo Pellegrini melepaskan sepakan voli yang menyulitkan kiper Silvestri. Bola pantul lantas disambar Mayoral untuk membuat Roma memimpin tiga gol sebelum menit ke-30.
Pada sisa waktu babak pertama, Verona berusaha keras untuk mencetak gol balasan. Namun mereka kesulitan menciptakan peluang-peluang bagus ke gawang tuan rumah.
Setelah turun minum Roma terus memburu gol keempat, sedangkan Verona melakukan banyak pergantian pemain pada awal babak kedua, termasuk memainkan Kevin Lasagna.
Baca Juga: Hasil Liga Italia: Lazio Tuntaskan Dendam atas Atalanta di Bergamo
Meski Roma memiliki banyak peluang untuk memperbesar keunggulan melalui Jordan Veretout, Mkhitaryan, dan Mayoral, justru Verona yang mampu mengemas gol balasan. Pemain pengganti Ebrima Colley mendapat umpan dari sisi kanan, dan ia yang tidak terkawal leluasa menanduk bola yang gagal diantisipasi kiper Pau Lopez.
Setelah itu Verona berusaha lebih agresif menekan tuan rumah. Di sisi lain, Roma lebih nyaman untuk menjaga keunggulan tanpa terlalu banyak bernafsu memburu gol tambahan sampai peluit panjang berbunyi.
Roma mendapat lawan berat untuk mempertahankan posisinya saat mereka dijamu Juventus pada putaran selanjutnya yang dimainkan pada Sabtu (6/2) depan. Verona akan berusaha kembali ke jalur kemenangan ketika mereka menjamu Udinese sehari kemudian.
Susunan pemain:
AS Roma (3-4-2-1): Pau Lopez, Gianluca Mancini, Chris Smalling (Marash Kumbulla 12'), Roger Ibanez,Rick Karsdorp (Carles Perez 86'), Gonzalo Villar (Bryan Cristante 71'), Jordan Veretout (Amadou Diawara 85'), Leonardo Spinazziola, Lorenzo Pellegrini, Henrikh Mkhitaryan, Borja Mayoral (Bruno Peres 86')
Pelatih: Paulo Fonseca
Verona (3-4-2-1): Marco Silvestri, Pawel Dawidowicz, Koray Guenter, Federico Ceccherini (Iyenoma Udogie 80'), Marco Davide Faraoni (Federico Dimarco 57'), Adrien Tameze, Ivan Ilic (Daniel Bessa 57'), Darko Lazovic, Antonin Barak, Mattia Zaccagni (Ebrima Colley 57'), Nikola Kalinic (Kevin Lasagna 46')
Pelatih: Ivan Juric
Berita Terkait
-
Hasil Liga Italia: Lazio Tuntaskan Dendam atas Atalanta di Bergamo
-
Tundukkan Tuan Rumah Spezia, Udinese Akhiri Puasa Kemenangan 9 Laga
-
Tepis Rumor Kepindahan, Lautaro Martinez Tegaskan Bahagia di Inter Milan
-
Sampdoria Vs Juventus: Bianconerri Menang 2-0
-
Inter Vs Benevento: Lukaku Cetak Dua Gol, Nerazzurri Menang Besar 4-0
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Mau Ditangkap, Benjamin Netanyahu Minta Zohran Mamdani Jadi Walikota untuk Muslim Hingga Yahudi
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Bisnis Merchant Tumbuh, Transaksi QRIS Meningkat Berkat Transformasi Digital BRI
-
Nyawa Dibayar Ayam Sabung: Alarm Keras untuk Penegakan Hukum dan Nurani Kita
-
Ekshumasi Jadi Opsi! Polisi Bakal Bongkar Makam Sutrimo Demi Ungkap Tabir Kematian
-
BRI Genjot Transformasi Digital, Merchant Berkembang dan Transaksi QRIS Melesat
-
Rupiah dan Saham Melemah Imbas Gubernur BI Mundur, Ini Langkah Prioritas Pejabat Sementara
-
Siswa Non Muslim di Jogja Diperlakukan Diskriminatif Saat Pelajaran Agama, Tak Punya Ruangan Tetap
-
Review Buku Bored: Petualangan Rita Melawan Kebosanan dengan Imajinasi
-
Transformasi Digital BRI Perkuat Merchant dan QRIS, dan Akses Keuangan Danantara