- Dewa United tertinggal 0-1 dari Manila Digger FC pada leg pertama perempat final AFC Challenge League, Kamis (5/3/2026).
- Gol tunggal tuan rumah dicetak Kenji Nishioka pada menit ke-21 melalui memanfaatkan umpan Pa Ousman Gai.
- Pelatih Dewa United tidak memasukkan Rafael Struick ke dalam sebelas pemain awal dalam laga tersebut.
Suara.com - Dewa United tertinggal 0-1 dari Manila Digger FC pada babak pertama leg pertama perempat final AFC Challenge League musim 2025/26 di Rizal Memorial Stadium, Manila, Kamis (5/3/2026) malam WIB.
Pada pertandingan ini, pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink tak menurunkan striker Timnas Indonesia, Rafael Struick.
Rafael Struick tak masuk starting XI. Eks striker Brisbane Roar itu duduk manis di bangku cadangan.
Tuan rumah langsung menekan sejak awal pertandingan. Pada menit ketujuh, Kenji Nishioka sempat mengancam gawang Dewa United, tetapi tendangannya masih melebar dari gawang yang dijaga Sonny Stevens.
Gol pembuka akhirnya lahir pada menit ke-21. Nishioka memanfaatkan umpan Pa Ousman Gai dan melepaskan tembakan placing yang tak mampu dijangkau Stevens.
Bola bersarang di sudut gawang dan membuat Manila Digger unggul 1-0. Keunggulan ini membuat tim asuhan Kim Versales semakin percaya diri menguasai permainan.
Dewa United mencoba merespons lewat kombinasi permainan Alexandre Martins Messidoro dan Jaja di lini tengah. Namun, pertahanan Manila Digger tampil disiplin dan sulit ditembus.
Beberapa peluang juga datang dari sisi kiri melalui Edo Febriansyah, tetapi belum mampu menghasilkan gol penyeimbang.
Menjelang akhir babak pertama, Manila Digger kembali menebar ancaman. Kapten tim Modou Manneh mendapat peluang setelah menerima umpan terobosan dari Gai.
Baca Juga: Dewa United Tantang Manila Digger, Ricky Kambuaya Optimis Taklukan Lapangan Sintetis
Namun, tembakannya masih terlalu lemah dan mudah diamankan Stevens. Hingga turun minum, Manila Digger tetap memimpin 1-0 atas tim asuhan Jan Olde Riekerink.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Dewa United Tantang Manila Digger, Ricky Kambuaya Optimis Taklukan Lapangan Sintetis
-
Hafal Atmosfer Rizal Memorial, Ricky Kambuaya Siap Pimpin Dewa United Bungkam Manilla Digger
-
Ricky Kambuaya Percaya Diri Hadapi Manila Digger, Yakin Dewa United Bisa Menang di Filipina
-
Ricky Kambuaya Tak Gentar Lapangan Sintetis, Dewa United Optimis Lawan Manila Digger FC
-
Lawan Tim Filipina Rasa Afrika, Dewa United Andalkan Pengalaman Jan Olde Riekerink
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Pierluigi Collina Samakan VAR dengan Pernikahan: Awalnya Cinta Mati Lalu Ribut Kecil
-
Teka Teki Pelatih Real Madrid Musim Depan Ada Titik Terang, Eks Chelsea Jadi Kandidat Terkuat
-
Wasit Daniele Doveri Pimpin Derby della Madonnina, Galak ke Inter, Sering Untungkan AC Milan
-
Ditawari Rp2 Miliar untuk Pensiun Dini, Eks Bek Manchester United Melawan: Saya Benci Sir Alex
-
Gareth Bale Ungkap Rahasia: Hampir Bela Manchester United tapi Batal Gegara Ini
-
Perang AS-Israel vs Iran Berpotensi Meluas, Pakar Sebut Piala Dunia 2026 Pasti Ditunda
-
Tok! CAS Tolak Banding FAM, Begini Nasib 7 Pemain Naturalisasi Abal-abal Malaysia
-
Curi Poin di JIS, Rivaldo Pakpahan Yakin Borneo FC Masih di Jalur Juara Super League
-
Harga Tiket Playoff Piala Dunia 2026 di Meksiko Anjlok Parah, Cuma Dibandrol Rp190 Ribu
-
Eligible Bela Timnas Tanpa Naturalisasi, Pemain Keturunan Rp 6,08 Miliar Dijagokan ke Raksasa Eropa