Suara.com - Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan pihaknya masih mempelajari gelaran Liga 1 2021 yang direncanakan bakal segera bergulir.
Sebelumnya, Polri melalui Kombes Pol Budi Sajidin dalam webinar yang digelar SIWO Pusat, Rabu (3/2/2021) lalu menyebut telah memberikan lampu hijau terkait penyelenggaraan kompetisi sepakbola di Tanah Air.
Kombes Pol Budi Sajidin mendapatkan informasi dari Asops Kapolri Imam Sugianto, yang menyatakan bahwa untuk kegiatan Liga 1 sepakbola kemungkinan bisa dilaksanakan. Namun, dengan catatan pertandingan digelar tanpa penonton.
Rusdi Hartono nenyebut izin resmi sama sekali belum dikeluarkan. Ia menjelaskan bahwa Polri baru menerima surat permohonan izin keramaian yang dilayangkan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB).
"Sampai sekarang izin belum keluar," kata Brigjen Rusdi Hartono dikutip dari laman Humas Polri, Sabtu (6/2/2021).
"Yang jelas surat itu sudah diterima, sekarang sedang dipelajari lagi nanti apabila telah dikeluarkan izinnya atau tidak nanti akan disampaikan ke publik,” ucapnya.
Kepala Baharkam Polri Komjen Agus Andrianto juga menyampaikan hal senada. Ia menyebut bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang akan memutuskan apakah pertandingan sepakbola bisa bergulir di tengah pandemi.
"Belum. Nanti pak Kapolri yang akan memutuskan berdasarkan pertimbangan situasi yang ada," ujar Agus.
PSSI dan PT LIB saat ini sedang berupaya agar izin berkompetisi bisa secapatnya keluar. Syarat-syarat yang diminta kepolisian agar izin bisa keluar juga sedang berusaha dipenuhi oleh kedua belah pihak.
Baca Juga: Sebelum Perpanjang Kontrak di Bali United, Spaso Akui Dapat Tawaran
Adapun Liga 1 2021 direncanakan berlangsung pada Mei atau Juni. Jika izin keluar lebih cepat, akan ada turnamen pramusim yang dilakukan pada Maret mendatang.
Kompetisi sepakbola di Indonesia sudah terhenti sejak Maret 2020. Sampai dengan saat ini kepolisian masih sulit mendapatkan izin kepolisian agar Liga 1 dan 2 bisa kembali bergulir.
Berita Terkait
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi
-
Polri Lakukan Mutasi Besar-besaran, 108 Pati dan Pamen Alami Rotasi Jabatan
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra
-
Respons Pelatih Thailand Usai Masuk Grup Neraka Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027
-
Taktik Psikologis John Herdman Siap Sulap Timnas Indonesia Jadi 'Kuda Hitam' Piala Asia 2027