Suara.com - Bintang muda Bayern Munich, Alphonso Davies resmi menjadi pesepakbola pertama yang didapuk sebagai Duta Khusus Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk membantu masalah pengungsi.
Davies, pemain berusia 20 tahun yang disebut-sebut sebagai salah satu fullback kiri terbaik dunia saat ini, lahir di kamp pengungsi di Ghana sebelum hijrah ke Kanada dan dipercaya sebagai duta besar untuk Badan Pengungsi PBB.
“Pengalaman pribadi saya akhirnya mendorong saya untuk menyuarakan isi hati para pengungsi, untuk berbagi cerita mereka (pengungsi) dan membantu menciptakan perubahan,” kata Davies seperti dikutip AFP, Kamis (25/3/2021).
“Para pengungsi itu membutuhkan dukungan kita untuk bertahan hidup, termasuk mendapatkan akses pendidikan dan olahraga, sehingga mereka memiliki potensi dan bisa terus berkembang,” papar pemilik 17 caps dan 5 gol bersama Timnas Kanada itu.
Davies memenangkan gelar juara Liga Champions bersama Bayern Munich musim lalu.
Davies sendiri mulai mendukung Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi sejak 2020. Saat itu, ia ikut ambil bagian dalam sebuah turnamen game streaming.
Pada Februari lalu, Davies juga membantu meluncurkan kampanye Pemerintah Kanada untuk mempromosikan akses pendidikan berkualitas bagi pengungsi.
Saat ini, Davies tengah diskors untuk dua pertandingan Bundesliga Jerman 2020/2021 berikutnya bersama Bayern, setelah diusir keluar lapangan ketika mengalahkan FC Koln 4-0 pada akhir pekan lalu, yang membuat Bayern tetap berdiri kokoh di puncak klasemen Bundesliga.
[Antara]
Baca Juga: Prediksi Inggris vs San Marino: Pertarungan David vs Goliath
Berita Terkait
-
Hikmahanto: Indonesia Harus Kutuk Serangan AS-Israel ke Iran dan Dorong Sidang Darurat PBB
-
Matthaus Sebut Der Klassiker Dortmund vs Bayern sebagai Duel Magis
-
Lawan Bayern Munich di 16 Besar, Atalanta Ogah Gemetar Hadapi Harry Kane Cs
-
Arsenal Belum Layak, Bayern Munich Jadi Favorit Juara Liga Champions Musim Ini
-
Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
-
DPR RI Ragukan Misi Damai Board of Peace, Desak Pemerintah Tegas soal Serangan AS-Israel ke Iran
-
Rumahnya Dibombardir AS-Israel, Ayatollah Ali Khamenei Masih Hidup!
Terkini
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia
-
Manchester United vs Crystal Palace: Setan Merah Pincang, 4 Bintang Masuk Ruang Perawatan
-
5 Pemain Muda Super League yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia