Suara.com - Kedutaan Besar (Kedubes) Korea Selatan (Korsel) membenarkan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dirawat di HCU rumah sakit akibat positif COVID-19. Namun, tidak diketahui kondisi terkini dari Shin Tae-yong.
Kedubes Korsel lewat pernyataan resminya memang sengaja tidak memberitahukan kondisi dari Shin Tae-yong. Hal ini dikarenakan menyangkut privasi yang bersangkutan.
"Saat ini, pelatih Shin Tae-yong sedang dalam perawatan di rumah sakit seperti yang diberitakan media lokal. Harap dipahami bahwa detil mengenai kondisi pasien bersifat privasi sehingga tidak dapat kami jawab," tulis pernyataan Kedubes Korsel lewat Public Relation Officer-nya, Valentina, kepada awak media.
"Saya meminta masyarakat Indonesia untuk mendoakan agar dirinya pulih kembali," lanjut pernyataan dari Kedubes Korsel tersebut.
Shin Tae-yong kabarnya dirawat di Rumah Sakit Siloam Mampang, Jakarta Selatan. Ia dirawat lantaran punya penyakit penyerta yang disebut-sebut diabetes.
Shin Tae-yong juga akan tetap menjalani pengobatan di Indonesia. Pihak Kedubes belum punya rencana memboyong lelaki berusia 51 rahun itu ke Korea Selatan.
"Belum ada keputusan apakah pelatih Shin Tae-yong akan pergi ke Korea Selatan untuk melakukan perawatan lebih lanjut atau tidak," sambung pernyataan dari Kedubes Korsel tersebut.
"Sehubungan dengan Pelatih Shin Tae-yong yang merupakan warga negara Korea Selatan, Kedutaan Besar Republik Korea di Indonesia mendukung untuk proses perawatan pelatih Shin Tae-yong di rumah sakit sesuai dengan permintaan dari yang bersangkutan," pungkasnya.
Sampai dengan saat ini PSSI belum memberikan update kondisi dari pelatih tim nasional Indonesia tersebut. PSSI seakan menutup-nutupi kejadian ini.
Baca Juga: Ngeri! Pemain Berdarah Indonesia Cedera Patah Kaki saat Lawan Dinamo Zagreb
Bahkan, PSSI juga tidak mengumumkan bahwa asisten Shin Tae-yong yang juga berasal dari Korsel pernah tepapar virus corona. Justru hal ini baru diketahui dari Shin Tae-yong yang melakukan wawancara dengan media asal Korsel, Yonhap.
Berita Terkait
-
Dari Fans Cilik Jadi Kiper Ajax, Maarten Paes Wujudkan Mimpi Masa Kecilnya
-
Opsi Pemain Naturalisasi Perdana John Herdman, 11-12 dari Kevin Diks, Posisi Gelandang Serang
-
Winger Keturunan AS Bisa Main di 3 Negara: Saya Sudah Komunikasi dengan Indonesia
-
Harga Tiket Timnas Indonesia U-17 vs China Cuma Rp50 Ribu, Ini Cara Dapatkannya
-
Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Debut Potensial Maarten Paes di Ajax Amsterdam
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
Terkini
-
Dari Fans Cilik Jadi Kiper Ajax, Maarten Paes Wujudkan Mimpi Masa Kecilnya
-
Drama Deadline Day: 5 Kisah Transfer Paling Gila dan Tak Terlupakan dalam Sejarah Liga Inggris
-
Opsi Pemain Naturalisasi Perdana John Herdman, 11-12 dari Kevin Diks, Posisi Gelandang Serang
-
Head to Head Maarten Paes vs AZ Alkmaar, Calon Lawan di Debut Bersama Ajax
-
Ujian Berat Menanti, Maarten Paes Berpotensi Debut Lawan Penakluk Ajax Musim Lalu
-
Cristiano Ronaldo Mogok Main Gara-gara Klub Pelit di Bursa Transfer
-
Ivar Jenner Sempat Dilirik Mantan Klub Jay Idzes, Kini Justru Santer ke Super League
-
Mauricio Souza Bangga Analis Persija Jakarta Naik Kelas ke Timnas Indonesia Bareng John Herdman
-
Pelatih Brasil Ikhlas Tangan Kanannya Dicomot John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Rahasia Paulo Ricardo Cepat Nyetel di Persija: Dari Teman Brasil hingga Iklim Tropis