Suara.com - AS Roma akan bertandang ke markas Ajax Amsterdam untuk memainkan leg pertama babak perempat final Liga Europa. Laga itu akan berlangsung di Johan Cruijff Arena, Jumat (9/3/2021) pukul 02.00 WIB.
Bagi AS Roma, duel ini bukan sekedar perjuangan untuk lolos ke semifinal. Lebih dari itu, Serigala Ibukota bertekad untuk menjaga martabat Italia.
I Giallorosi adalah wakil Italia satu-satunya yang tesisa di Liga Europa setelah AC Milan disingkirkan Manchester United di babak 16 besar.
Perjuangan Roma kian sulit apabila melihat penampilan mereka musim ini yang terbilang tak konsisten. Dalam lima laga terakhir di Serie A, Giallorossi cuma meraih dua kemenangan, sekali imbang dan dua kekalahan.
Pelatih Roma, Paulo Fonseca menegaskan bahwa pertandingan menghadapi Ajax akan jadi ujian yang sulit. Meski demikian, dia yakin Edin Dzeko dan kawan-kawan punya kapasitas untuk meraih kemenangan.
"Ajax adalah tim yang sangat kuat: di antara yang terbaik di Liga Europa. Mereka memiliki proyek Eropa yang bagus dan pertandingan yang sangat sulit menanti kami," kata Fonseca dikutip laman resmi UEFA, Kamis (8/4/2021).
"Mereka [salah satu] sekolah sepak bola paling mapan di Eropa, tetapi kami memiliki peluang. Sekarang kita harus mempelajarinya dengan baik. Saya pikir ini akan menjadi pertandingan yang dekat," tambahnya.
Di sisi lain, Ajax Amsterdam tengah dalam konsistensi tinggi. Pasca terdepak dari Liga Champions musim ini karena hanya finis ketiga di klasemen akhir Grup D, wakil Belanda menunjukan performa mengesankan.
Dalam 10 pertandingan terakhir di semua kompetisi, Ajax hanya sekali imbang dan sisanya berakhir menjadi kemenangan. Teranyar, mereka membungkam Heerenveen 2-1 di Eradivisie.
Baca Juga: Prediksi Porto vs Chelsea: Preview, Skor, H2H, hingga Susunan Pemain
Pelatih Ajax, Erik ten Hag menyebut AS Roma adalah lawan yang sangat menarik untuk dihadapi dan timnya diminta tak mengulangi kesalahan saat kalah 0-1 dari Atalanta di Liga Champions musim ini.
"Mereka tidak hanya ingin memenangkan pertandingan, seperti tim mana pun, tetapi mereka juga ingin melakukannya dengan cara tertentu dengan permainan yang sangat menarik," beber Erik ten Hag.
"Saya mengharapkan permainan yang sangat menarik. pada hari Kamis, tetapi tentu saja Anda tidak pernah tahu dengan tim Italia. Atalanta juga bermain lebih defensif [ketika mereka menang 1-0 di Ajax di babak penyisihan grup]. Kami juga harus bersiap untuk itu," tambahnya.
Rekor pertemuan Ajax vs Roma
2 Pertemuan Terakhir
10/12/2002 Ajax 2-1 Roma (UCL)
19/03/2003 Roma 1-1 Ajax (UCL)
Tag
Berita Terkait
-
Lawan Granada, Manchester United Kembali Bawa Pemain Akademi
-
Ajax vs AS Roma: Edin Dzeko dan Jordan Veretout Siap Jadi Starter
-
Tetap Diboyong ke Andalusia, Solskjaer Ragu Mainkan Marcus Rashford
-
Nyali Pelatih Granada Tak Ciut Hadapi Tim Raksasa Macam Manchester United
-
Jadwal Lengkap 8 Besar Liga Europa Nanti Malam: MU Away ke Andalusia
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Liverpool Dipermalukan Tim Juru Kunci, Tertahan di Posisi Lima
-
Bantai Atletico Madrid 3-0, Barcelona Tetap Gagal ke Final Copa del Rey
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Timur Tengah Memanas! FIFA Minta Irak Datang Lebih Awal ke Meksiko Demi Tiket Piala Dunia 2026
-
Cair! Promosikan Proyek Arab Saudi, Pakar Transfer Fabrizio Romano Dicap Buzzer King Salman
-
Tak Dikasih Nomor Punggung 2, Eks Bek AC Milan Kecewa Berat hingga Serang Allegri
-
Deretan Insiden Persebaya vs Persib: Benturan Horor Federico Barba hingga Kekonyolan Adam Alis
-
Namanya Zahra Azadpour Ditembak Mati di Teheran dan Aksi Diam Timnas Putri Iran
-
Bantah Cristiano Ronaldo Tinggalkan Riyadh, Al Nassr Bagikan Kabar Lebih Buruk
-
Ngeri! Aksi Brutal Antonio Rudiger kepada Bek Getafe Dicap Percobaan Pembunuhan