Suara.com - Arsenal mengamuk di markas Slavia Praha. The Gunners membungkam lawannya dengan skor 4-0 guna melaju ke babak semifinal Liga Europa.
Dalam pertandingan leg kedua babak perempat final di Sinobo Stadium itu, gol-gol Arsenal dicetak Nicolas Pepe (18'), Alexandre Lacazette (21' P, 77'), dan Bukayo Saka (24').
Di semifinal, Arsenal akan menghadapi Villarreal yang melenggang melewati hadangan Dinamo Zagreb, sebagaimana dilansir dari Antara.
Memasuki pertandingan dengan wajib menang dan kehilangan Kieran Tierney yang cedera serta Pierre-Emerick Aubameyang yang dirawat di rumah sakit karena malaria, Arsenal tetap tampil agresif atas tuan rumah.
Laga baru berjalan 14 menit ketika Emile Smith Rowe menjebol gawang tuan rumah memanfaatkan bola muntah hasil tembakan Saka yang dipantulkan kiper Ondrej Kolar ke tiang gawang.
Sayangnya, gol itu kemudian dianulir oleh wasit Cuneyt Cakir dan VAR yang menghabiskan tiga menit lamanya meninjau proses gol demi menyatakan Smith Rowe sudah lebih dulu terjebak posisi offside.
Namun, semenit selepas gol mereka dianulir Arsenal betul-betul mampu membuka keunggulan mereka melalui Pepe yang dengan dingin memperdaya Kolar setelah menerima umpan sodoran Smith Rowe.
Petaka bagi tuan rumah berlanjut lantaran pada menit ke-20 Saka dijegal oleh gelandang bertahan Jacub Hromada di dalam kotak terlarang dan hasil tendangan penalti sukses dikonversi dengan baik oleh Lacazette demi menggandakan keunggulan Arsenal.
The Gunners terus memberondong pertahanan Slavia dan pada menit ke-24 mereka memperlebar keunggulan menjadi 3-0 lewat aksi Saka yang menusuk dari sisi kanan sebelum melepaskan tembakan yang tak terbendung oleh Kolar.
Baca Juga: Terbukti Berlaku Rasis, Bek Slavia Praha Terancam Tak Bisa Bela Timnas
Skor 3-0 bagi Arsenal bertahan hingga turun minum dan pada menit ke-77 Lacazette mencetak gol keduanya dengan sepakan keras yang tak memberi kesempatan Kolar melakukan antisipasi untuk memantapkan keunggulan tim tamu.
Empat menit jelang bubaran normal Gabriel Martinelli hampir turut menggarami luka Slavia, sayang tembakannya masih melayang di sisi gawang, tetapi Arsenal tetap menang 4-0 dan lolos ke semifinal dengan kemenangan agregat 5-1.
Berita Terkait
-
Intip 7 Fakta Menarik Jelang Man United vs Granada di Liga Europa
-
Arsenal Harus Menang, Arteta Targetkan Gol Cepat di Sinobo Stadium
-
Roma vs Ajax: Kesempatan Terakhir Paulo Fonseca?
-
Manchester United vs Granada: Harry Maguire Absen, Siapa Jadi Kapten MU?
-
Selangkah Lagi ke Semifinal, Man United Diminta Jaga Fokus
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Sandy Wash Sebar Kabar Bahagia Bersiap Jadi Ayah
-
Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery Belum Pasti, Ini Penyebabnya
-
Nova Arianto Siapkan Rotasi, Sejumlah Pelapis Timnas Indonesia U-19 Disiapkan Lawan Timor Leste
-
Piala Dunia 2026 Dijaga Super Ketat, Polisi New Jersey Larang Suporter Jalan Kaki
-
8 Hari Menuju Piala Dunia 2026: Tonton Ulang Gol Roket Socrates yang Membungkam Uni Soviet
-
Manchester United Capai Kesepakatan Rekrut Ederson dari Atalanta
-
Andoni Iraola Resmi Sepakati Kontrak Dua Tahun dengan Liverpool, Boyong Jajaran Staf Pelatihnya
-
Kenapa Piala Dunia 2026 Jadi Paling Kontroversial Sepanjang Sejarah?
-
Penantian 40 Tahun, Irak Siap Buat Kejutan di Piala Dunia 2026
-
Merendah, Casemiro Sebut Brasil Bukan Favorit di Piala Dunia 2026