Suara.com - PSMS Medan berencana untuk kembali menggelar latihan rutin pada Senin (17/5/2021) sore di Stadion Mini Kebun Bunga pasca libur panjang menyambut Ramadan dan Idul Fitri 1442 Hijriah.
Pelatih Ansyari Lubis, mengaku tak menyiapkan program khusus dalam latihan perdana mereka. Hanya saja, pelatih yang akrab disapa Uwak itu berharap anak asuhnya dalam kondisi bugar dan memiliki berat badan yang ideal.
"Belum ada program khusus. Yang terpenting saat mereka latihan setelah libur panjang, berat badan mereka tak berkurang apalagi bertambah. Ya kembali dengan kondisi semula seperti saat sebelum libur mudik," kata Ansyari dikutip dari Antara, Minggu (16/5/2021).
Disinggung mengenai para pemain yang berdomisili di luar Sumatera Utara, dia mengaku tak memaksakan anak asuhnya harus hadir latihan pada Senin.
Hal itu mengingat, saat ini pemerintah masih menerapkan pembatasan mudik dalam memutus mata rantai penularan COVID-19 di Tanah Air.
"Kemungkinan juga besok masih pemain lokal yang latihan, sekalian bersilaturahmi lah di masa Lebaran," kata Ansyari.
"Kalau untuk pemain di luar Sumatera, kita tidak memaksakan mereka untuk hadir cepat sembari menunggu kebijakan pemerintah terkait pembatasan mudik," terangnya.
Sementara terkait sanksi bagi pemain yang bolos latihan pada hari pertama pasca libur, ia tak mau mengambil tindakan yang tergesa-gesa.
"Pada intinya, kita tetap memberikan keringanan bagi pemain yang berdomisili di luar Sumatera sampai mereka benar-benar bisa kembali untuk latihan bersama di situasi COVID 19, saat ini. Yang jelas mereka tetap diwajibkan mengirim video mereka latihan selama di rumah, demi menjaga kebugaran dan berat badan yang ideal, " katanya.
Baca Juga: Hadapi Liga 2 2021, Semen Padang FC Kembali Rekrut Manda Cingi
Berita Terkait
-
Eks Pemain PSM Dedi Gusmawan Resmi Berseragam Semen Padang
-
Terus Berburu Pemain, Abduh Lestaluhu Jadi Incaran Teranyar Persis Solo
-
Setelah Semen Padang, PSIM Yogyakarta Tolak Liga 1 Tanpa Degradasi
-
Semen Padang Tolak Wacana Liga 1 Tanpa Degradasi
-
Penghapusan Degradasi, Pasoepati: Tidak Menarik, kompetisi atau Tarkam?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Bukan Cuma Ganti Figur, DPR Desak Kepala BGN Baru Pengganti Nanik Deyang Berani Desain Ulang MBG
-
PAM Jaya Ungkap Biang Kerok Kebocoran Berulang di TB Simatupang, Pipa Sudah Berusia 30 Tahun
-
Santunan Korban Motor Tembus Rp1,79 T, Penguatan Standar Keselamatan Dinilai Mendesak
-
9 Rekomendasi Parfum untuk Kulit Sensitif dan Sudah Terdaftar BPOM
-
Sampah Jakarta Capai 7.354 Ton per Hari, Bisakah Pengelolaan dari Rumah Jadi Solusi?
-
JPMorgan Resmi Naikkan Rating BBRI ke Overweight, Simak Alasannya
-
Insentif Mobil Listrik Bisa Bikin Jakarta Rugi Rp2 Triliun
-
Kasus Penganiayaan Warga Rupat Utara, Propam Polda Riau Periksa 9 Orang
-
Banjir Review Positif! Ini Shade Bedak Tabur Make Over yang Pas Banget di Kulit Sawo Matang
-
Mengulas Penyihir Dahsyat dari Oz: Fantasi Klasik tentang Keberanian dan Harapan