Suara.com - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita mengatakan, sampai dengan saat ini izin penyelenggaraan Liga 1 dan 2 masih belum terbit. Menurut Akhmad, LIB akan bersabar menunggu kejelasan dari Polri selaku pihak yang berwenang menerbitkan izin untuk bergulirnya kompetisi.
Sebelumnya, setelah rapat koordinasi (rakor) bersama PSSI, Menpora Zainudin Amali, dan perwakilan BNPB beberapa waktu lalu, Polri menyampaikan dokumen perizinan Liga 1 dan 2 bakal diberikan paling lambat 27 Mei.
Namun, sampai dengan saat ini belum ada tanda-tanda dikeluarkannya izin oleh Polri.
"Kita tunggu saja. Harapan di hari ini izin dirilis oleh kepolisian," kata Akhmad Hadian Lukita saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (27/5/2021).
"Kami dalam posisi standy, karena kami nggak meminta biar tak ada kesan nggak sabar. Intinya menunggu, stand by, memonitor. Sambil memantapkan perencanaan," jelasnya.
Lelaki asal Jawa Barat itu menjelaskan masih ada waktu di hari ini buat kepolisian menerbitkan izin kompetisi. PT LIB pun kini hanya bisa menunggu.
"Ya sudah kita tunggu, harusnya sih hari ini. Masih ada waktu sampai sore atau malam. Mudah-mudahan, lebih cepat lebih baik," pungkasnya.
PT LIB rencananya akan menggulirkan Liga 1 2021/2022 antara 3-7 Juli mendatang. Sementara Liga 2 musim ini akan kick-off dua pekan setelahnya.
Liga 1 2021/2022 direncanakan terpusat di Pulau Jawa. Sementara Liga 2 akan digelar di empat wilayah.
Baca Juga: Zidane, Conte dan Allegri Nganggur, Dunia Menanti Manuver Juventus, Inter dan Real Madrid
Berita Terkait
-
Polri Bongkar Kasus BBM dan LPG Subsidi, Boni Hargens: Respons Cepat Hadapi Krisis Energi Global
-
Eks Dirut Inhutani V Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Suap Hutan Lampung, Rubicon Dirampas Negara
-
Disebut Danai Ijazah Palsu Jokowi, Jusuf Kalla Laporkan Pencemaran Nama Baik
-
Jaga Stabilitas Nasional, POM TNI dan Propam Polri Perkuat Sinergi Hadapi Tantangan Global
-
Jusuf Kalla Resmi Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri: Bagi Saya Ini Penghinaan!
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Berani Turunkan Pemain Muda, Hector Souto Buktikan Keputusan Federasi Tak Salah di Piala AFF Futsal
-
Bangga Bawa Irak Lolos ke Piala Dunia, Frans Putros Langsung Fokus Hadapi Bali United
-
Polemik Paspor Usai, Nathan Tjoe-A-On Dapat Lampu Hijau Kembali Bermain untuk Willem II
-
Beda dari yang Lain, 3 Penyerang Naturalisasi ini Justru Jarang Main di Liga Lokal
-
Sesumbar Jelang Semifinal! Pelatih Vietnam Yakin Mampu Atasi Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Bentrok, Pelatih Vietnam Sebut Timnas Futsal Indonesia sebagai yang Terkuat di Asia Tenggara
-
Makin Bersinar di Prancis, Kecepatan Calvin Verdonk Curi Perhatian di Lille
-
PSSI Kasih Bocoran Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
-
Polemik Paspor Selesai, Tim Geypens Sudah Bisa Gabung FC Emmen Lagi
-
Jadwal Semifinal Piala AFF Futsal 2026: Indonesia Dipastikan Jumpa Vietnam