Suara.com - Persela Lamongan mendukung penuh rencana PT LIB selaku operator kompetisi untuk menggelar Liga 1 2021-2022 terpusat di Pulau Jawa, yang berarti menghapuskan skema kandang dan tandang di kompetisi nanti.
Kubu Persela tak ambil pusing meski di musim baru Liga 1 nanti tidak ada klub yang bermain di kandangnya sendiri.
Asisten Manajer Persela, Agus Hariyono menilai bahwa penyelenggaraan Liga 1 2021-2022 yang dipusatkan di Pulau Jawa merupakan keputusan yang cukup tepat.
Selain untuk meminimalisir penyebaran COVID-19, regulasi tersebut juga dirasa akan menguntungkan klub dari segi finansial karena bisa menghemat pengeluaran untuk transportasi.
"Keuntungan kalau tersentral ya dapat meminimalisir anggaran untuk mobilisasi tim ke tempat pertandingan, terutama pembelian tiket pesawat," kata Agus seperti dikutip dari Times Indonesia --jaringan Suara.com, Selasa (1/6/2021).
Agus juga tidak mempermasalahkan jika laga kandang dan tandang di Liga 1 2021-2022 ditiadakan. Hal itu tidak akan merugikan klub dari sisi penghasilan, karena laga-laga nantinya akan berlangsung tanpa penonton di stadion.
"Kalau semua tanpa penonton, main di mana saja hampir sama. Kami tak masalah tak ada skema kandang-tandang di Liga 1 nanti," celoteh Agus.
Lebih lanjut, Agus mengatakan penghapusan laga kandang dan tandang merupakan keputusan yang adil bagi seluruh klub kontestan Liga 1 2021-2022.
Baca Juga: Liga 1 Dipastikan Bergulir Juli 2021, Skuad PSIS Girang
Berita Terkait
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG
-
Philippe Coutinho Putus Kontrak dengan Vasco da Gama Usai Dicemooh Suporter, Minat ke Liga 1?
-
Ramadan Tetap Maksimal, PSIM Yogyakarta Sesuaikan Jadwal Latihan
-
Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Banting dan Cekik Pacar, Clue Away ke Jogja 6 Februari
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Bintang Arsenal: Semoga Saya Bisa Bela Timnas Indonesia
-
2 Bintang Timnas Indonesia Bersinar di Eropa, Puncaki Statistik Serie A dan Bundesliga
-
Dilema Pemain Keturunan di Super League, Siapa Sukses Beradaptasi dan Siapa Cadangan Mati?
-
Kronologis Kakang Rudianto dan Mikael Tata Jadi Sasaran Rasisme
-
Emaxwell Souza Bangga Karakter Persija Jakarta Meski Gagal Menang Lawan Borneo FC
-
Tiga Pilar Penting Persija Ogah Lempar Handuk Kejar Gelar Juara Super League 2025/2026
-
Performa Jay Idzes Jelang Bursa Transfer Musim Panas 2026, Siapa Mau Beli?
-
Tak Bisa Dipakai Persija Sampai Akhir Musim, Hanif Sjahbandi Sibukkan Diri di APPI
-
Sassuolo Siap Lepas Pemain, Jay Idzes Langsung Diincar 3 Raksasa Serie A Italia
-
Jan Olde Riekerink Sesali Kelengahan Lini Belakang Dewa United Usai Ditumbangkan Tipis Manila Digger