- Argentina berhasil melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Mesir dengan skor 3-2 di Atlanta.
- Pertandingan berlangsung pada Rabu dinihari WIB di Mercedes-Benz Stadium dengan duel sengit antar kedua tim nasional.
- Sempat tertinggal dua gol, Argentina bangkit melalui gol Cristian Romero, Lionel Messi, dan penentu kemenangan Enzo Fernandez.
Suara.com - Argentina memastikan langkah ke perempat final Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Mesir dengan skor dramatis 3-2.
Duel sengit babak 16 besar itu berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta, Rabu (8/7) dinihari WIB.
Tim asuhan Lionel Scaloni sempat berada dalam tekanan sejak awal laga. Mesir membuka keunggulan pada menit ke-14 melalui sundulan Yasser Ibrahim yang memanfaatkan situasi sepak pojok.
Argentina mendapat peluang emas untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-20 lewat penalti.
Namun, Lionel Messi gagal mencetak gol setelah tendangannya ditepis kiper Mesir, Mostafa Shoubir.
Meski tertinggal, Argentina terus mendominasi permainan sepanjang babak pertama.
Sejumlah peluang tercipta, termasuk tembakan Messi yang membentur tiang gawang.
Memasuki babak kedua, Mesir kembali mengejutkan dengan gol Mostafa Ziko pada menit ke-21.
Gol tersebut membuat Argentina tertinggal 0-2 dan berada di ujung tekanan.
Baca Juga: Jejak Kotor Wasit Francois Letexier: Bikin STY Naik Pitam Kini Bikin Ngamuk Pelatih Mesir
Argentina akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-33 lewat sundulan Cristian Romero.
Gol ini lahir dari umpan sepak pojok Lionel Messi yang akurat.
Momentum kebangkitan Argentina berlanjut lima menit kemudian.
Messi mencetak gol penyeimbang pada menit ke-38 setelah menyelesaikan skema serangan cepat timnya.
Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan.
Argentina tampil semakin agresif, sementara Mesir mulai kehilangan ritme permainan.
Puncaknya terjadi di menit ke-47 babak kedua. Enzo FernAndez mencetak gol kemenangan lewat sundulan setelah menerima assist dari Lautaro Martínez.
Di sisa waktu pertandingan, Argentina mampu menjaga keunggulan meski Mesir terus menekan.
Sejumlah penyelamatan dan blok penting dari lini belakang memastikan skor 3-2 bertahan hingga peluit panjang.
Berita Terkait
-
Jejak Kotor Wasit Francois Letexier: Bikin STY Naik Pitam Kini Bikin Ngamuk Pelatih Mesir
-
Dramatis! Tertinggal Dua Gol, Lionel Messi Hidupkan Asa Argentina
-
Mimpi Buruk Argentina: Messi Mandul, Mostafa Ziko Bawa Mesir Unggul 2-0
-
Gol Mostafa Ziko Dianulir VAR, Argentina Masih Tertinggal dari Mesir
-
Kiper Mesir Mostafa Shobeir Bikin Messi Ukir Rekor Kelam di Piala Dunia
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Deretan Keputusan Kontroversial Wasit Francois Letexier di Laga Argentina vs Mesir
-
Tampang Wakil Rakyat yang Lontarkan Serangan Rasis ke Kylian Mbappe
-
Salah Cs Nyaris Kalahkan Argentina, Presiden Mesir: Allah SWT Belum Menghendaki
-
Jejak Kotor Wasit Francois Letexier: Bikin STY Naik Pitam Kini Bikin Ngamuk Pelatih Mesir
-
Dramatis! Tertinggal Dua Gol, Lionel Messi Hidupkan Asa Argentina
-
Mimpi Buruk Argentina: Messi Mandul, Mostafa Ziko Bawa Mesir Unggul 2-0
-
Gol Mostafa Ziko Dianulir VAR, Argentina Masih Tertinggal dari Mesir
-
Kiper Mesir Mostafa Shobeir Bikin Messi Ukir Rekor Kelam di Piala Dunia
-
Salah Kirim Assist, Lionel Messi Gagal Penalti! Mesir Selangkah Lagi Cetak Sejarah
-
Lionel Messi vs Mesir 2005: Titik Balik yang Mengubah Nasib Argentina