Bola / Bola Dunia
Rabu, 08 Juli 2026 | 02:36 WIB
Dukungan internasional mengalir deras kepada Kylian Mbappe setelah menjadi korban komentar rasis dari senator Paraguay, Celeste Amarilla. [Instagram]
Baca 10 detik
  • Senator Paraguay, Celeste Amarilla, melontarkan komentar rasis kepada kapten timnas Prancis, Kylian Mbappe, seusai laga Piala Dunia 2026.
  • Kantor Komisaris Tinggi HAM PBB mengecam keras tindakan tersebut sebagai perbuatan tidak manusiawi yang mencederai dunia olahraga global.
  • Pemerintah Paraguay turut mengkritik pernyataan Amarilla, namun sang senator membantah tuduhan rasisme dan justru mengancam menggugat pihak Mbappe.

Suara.com - Dukungan internasional mengalir deras kepada Kylian Mbappe setelah menjadi korban komentar rasis dari senator Paraguay, Celeste Amarilla.

Kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB ecara resmi mengecam pernyataan senator Paraguay yang menyerang kapten timnas Prancis tersebut.

Juru bicara PBB, Thameen Al-Kheetan, menyebut komentar yang dilontarkan Celeste Amarilla sebagai tindakan yang tidak dapat diterima.

“Pernyataan rasis dan tidak manusiawi itu menjijikkan dan, sayangnya, bukan kasus yang terisolasi,” ujarnya dalam pernyataan resmi di Jenewa.

Insiden ini terjadi usai laga babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026, ketika Prancis menyingkirkan Paraguay dengan skor 1-0 lewat gol penalti Mbappe.

Tampang Wakil Rakyat yang Lontarkan Serangan Rasis ke Kylian Mbappe [Instagram]

Tak lama setelah pertandingan, Amarilla mengunggah serangkaian komentar bernada rasis di media sosial.

PBB menilai kasus ini mencerminkan masalah yang lebih luas dalam dunia olahraga.

“Fenomena ini tidak hanya terjadi di sepak bola, tetapi juga di berbagai cabang olahraga lainnya,” tambah Al-Kheetan.

Mbappé sebelumnya telah merespons keras serangan tersebut.

Baca Juga: Deretan Keputusan Kontroversial Wasit Francois Letexier di Laga Argentina vs Mesir

Ia menyebut Amarilla sebagai sosok tidak pantas dan menilai pernyataannya mencoreng citra negaranya sendiri.

Pemerintah Paraguay juga ikut angkat suara dengan mengecam pernyataan sang senator.

Mereka menegaskan bahwa komentar tersebut bertentangan dengan nilai dan prinsip yang dijunjung negara.

Sementara itu, Amarilla membantah tudingan rasisme. Dalam konferensi pers, ia justru mempertahankan ucapannya dan bahkan mengancam akan menggugat Mbappe.

“Saya bisa menuntutnya atas kekerasan politik dan gender. Jangan meremehkan saya,” ujar Amarilla dilansir dari TycSport.

Load More