- Kejaksaan Paris menyelidiki Senator Paraguay, Celeste Amarilla, atas dugaan ujaran rasisme terhadap pemain Prancis, Kylian Mbappe, di media sosial.
- Tindakan tersebut memicu kecaman global dari Federasi Sepak Bola Prancis, Presiden Emmanuel Macron, hingga Presiden FIFA, Gianni Infantino.
- Amarilla terancam hukuman satu tahun penjara dan denda 45 ribu euro jika terbukti bersalah melanggar hukum di Prancis.
Suara.com - Senator Paraguay Celeste Amarilla diselidiki otoritas Prancis.
Wakil rakyat Paraguay itu diduga melontarkan komentar rasis terhadap bintang timnas Prancis, Kylian Mbappe, usai laga babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Penyelidikan dibuka oleh Kejaksaan Paris setelah menerima laporan resmi dari Federation Francaise de Football.
Amarilla dituduh melakukan penghinaan publik dan menghasut kebencian berdasarkan ras atau etnis melalui unggahan di media sosial.
Kasus ini bermula setelah Mbappé mencetak gol penalti yang membawa Prancis menang 1-0 atas Paraguay.
Tak lama setelah laga, Amarilla mengunggah komentar bernada rasis yang langsung menuai kecaman luas.
Menurut otoritas Prancis, tindakan tersebut berpotensi melanggar hukum serius.
Jika terbukti bersalah, Amarilla terancam hukuman hingga satu tahun penjara dan denda mencapai 45 ribu euro.
Federasi Sepak Bola Prancis mengecam keras pernyataan tersebut.
Baca Juga: Salah Cs Nyaris Kalahkan Argentina, Presiden Mesir: Allah SWT Belum Menghendaki
Mereka menyebut komentar Amarilla sebagai benar-benar menjijikkan dan tidak dapat diterima dalam bentuk apa pun.
Dukungan juga datang dari Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menyatakan solidaritas penuh kepada Mbappe.
Sikap serupa disampaikan berbagai pihak, termasuk otoritas olahraga dan publik internasional.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, turut mengecam keras insiden ini.
“Saya mengutuk keras komentar rasis terhadap Kylian Mbappe. Sepak bola harus tetap menjadi ruang inklusif dan aman bagi semua,” tegasnya.
Meski menuai kecaman global, Amarilla membantah tudingan rasisme. Dalam konferensi pers, ia justru mempertahankan ucapannya dan bahkan mengancam akan menggugat Mbappé.
“Saya bisa menuntutnya atas kekerasan politik dan gender. Jangan meremehkan saya,” ujar Amarilla dilansir dari TycSport.
Mbappé sendiri membalas dengan tegas melalui media sosial.
Ia menilai Amarilla tidak mewakili rakyat Paraguay dan menyebut pernyataannya sebagai bentuk rasisme terang-terangan yang merusak citra negaranya.
Berita Terkait
-
Salah Cs Nyaris Kalahkan Argentina, Presiden Mesir: Allah SWT Belum Menghendaki
-
Detik-detik Juara Bertahan Argentina Hampir Angkat Kaki dari Piala Dunia 2026
-
Jejak Kotor Wasit Francois Letexier: Bikin STY Naik Pitam Kini Bikin Ngamuk Pelatih Mesir
-
Dramatis! Tertinggal Dua Gol, Lionel Messi Hidupkan Asa Argentina
-
Mimpi Buruk Argentina: Messi Mandul, Mostafa Ziko Bawa Mesir Unggul 2-0
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Salah Cs Nyaris Kalahkan Argentina, Presiden Mesir: Allah SWT Belum Menghendaki
-
Detik-detik Juara Bertahan Argentina Hampir Angkat Kaki dari Piala Dunia 2026
-
Jejak Kotor Wasit Francois Letexier: Bikin STY Naik Pitam Kini Bikin Ngamuk Pelatih Mesir
-
Dramatis! Tertinggal Dua Gol, Lionel Messi Hidupkan Asa Argentina
-
Mimpi Buruk Argentina: Messi Mandul, Mostafa Ziko Bawa Mesir Unggul 2-0
-
Gol Mostafa Ziko Dianulir VAR, Argentina Masih Tertinggal dari Mesir
-
Kiper Mesir Mostafa Shobeir Bikin Messi Ukir Rekor Kelam di Piala Dunia
-
Salah Kirim Assist, Lionel Messi Gagal Penalti! Mesir Selangkah Lagi Cetak Sejarah
-
Lionel Messi vs Mesir 2005: Titik Balik yang Mengubah Nasib Argentina
-
Protes Ala Romelu Lukaku: Tiru Joget Gemoy Trump hingga Tatap Tajam Infantino