Suara.com - Timnas Jerman memberikan warning kepada lawan-lawannya di Euro 2020 nanti. Tim Panser menggunduli Latvia dengan skor telak 7-1 dalam laga uji coba yang dihelat di Merkur Spiel-Arena, Dusseldorf, Selasa (8/6/2021) dini hari WIB tadi, yang merupakan laga uji coba terakhir mereka jelang Euro 2020.
Skuad asuhan Joachim Low mulai memantapkan taktik dan strategi. Pasalnya di uji coba sebelumnya, yakni melawan Denmark pekan lalu, skuad Jerman tak mampu meraih kemenangan sebagaimana laga berakhir seri 1-1.
Tak ayal, kemenangan dengan skor mencolok atas Latvia itu memberikan rasa kepercayaan diri yang besar pada Joachim Low dan skuad Jerman.
"Kami melakukan banyak hal dengan benar hari ini," kata Low seperti dimuat Tribal Football, Selasa (8/6/2021).
"Kami telah membahas banyak hal dalam beberapa hari terakhir dan apa yang perlu ditingkatkan. Kami memiliki banyak kecepatan dan memberi tekanan yang bagus," tambah pelatih berusia 61 tahun itu.
"Tentunya kemenangan serta performa apik ini memberi rasa kepercayaan diri yang besar buat kami jelang tampil di putaran final Euro."
Di laga ini, bintang Atalanta, Robin Gosens melakoni debutnya bersama Jerman Hasilnya pun cukup membahagiakan, wing-back Atalanta itu berhasil mencetak dua gol.
Sementara itu, gol-gol lainnya diceploskan Ilkay Gundogan, Thomas Muller, Serge Gnabry, Timo Werner, Leroy Sane, serta dari bunuh diri Roberts Ozols.
Kemenangan ini tentunya menjadi warning tersendiri buat para pesaing Jerman di Grup F, yang disebut-sebut sebagai grup neraka di Euro 2020. Grup ini dihuni oleh Portugal, Prancis dan tim kuda hitam Hungaria.
Baca Juga: Timnas Belanda Pastikan Donny van de Beek Absen di Euro 2020
"Sekarang kami perlu meningkatkan kecepatan dan menjaga intensitas selama 90 menit, maka kami akan bagus untuk minggu depan," tutup Low.
Jerman akan mengawali langkah mereka di Euro 2020 dengan menantang tim juara dunia Prancis. Super big match ini akan dihelat di Allianz Arena, Munich pada 16 Juni nanti.
Berita Terkait
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
Bek Timnas Jerman Niklas Sule Resmi Pensiun Akibat Cedera Kambuhan
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
Drama 7 Gol di Basel! Florian Wirtz Buka Suara Usai Gawang Jerman Dibobol Swiss 3 Kali
-
Rumor Panas! Jurgen Klopp Latih Real Madrid atau Timnas Jerman? Bos Red Bull Buka Suara
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati