Suara.com - Pembina Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko menanggapi perginya Marc Klok dari tim. Ia meminta kepergian playmaker naturalisasi berdarah Belanda itu tak usah dirisaukan.
Memang, perpisahan Klok dengan Persija cukup mengagetkan. Sebelumnya, tidak ada tanda-tanda apapun yang menunjukkan bahwa sang gelandang akan cabut meninggalkan tim Macan Kemayoran.
Bahkan, Klok sebenarnya terikat kontrak cukup panjang bersama Persija, yakni hingga 2024 mendatang. Penampilan eks pemain PSM Makassar itu juga tidak buruk selama berseragam Persija, bahkan bisa dibilang performanya luar biasa.
Klok jadi nyawa permainan Persija di ajang pramusim Piala Menpora 2021 lalu, bahkan terpilih sebagai pemain terbaik turnamen.
Sampai saat ini tidak diketahui apa yang menyebabkan kedua belah pihak memutuskan berhenti bekerja sama. Hanya saja, Klok dan manajemen Persija memastikan perpisahan keduanya secara baik-baik, Rabu (23/6/2021) malam.
Terkait hal ini, Ardhi menyebut hengkangnya Klok tak perlu diperdebatkan, apalagi dirisaukan. Menurutnya, pergi atau datangnya pemain, pelatih, dan ofisial adalah hal biasa dalam sepakbola.
"Kita semua sudah sepakat bahwasannya nama sebuah klub lebih besar dari segalanya. Kita tidak perlu risau dengan perubahan atau anti perubahan," tulis Ardhi di akun Instagram pribadinya, Kamis (24/6/2021).
"Masuk-keluarnya pelatih, ofisial, ataupun pemain itu adalah hal yang wajar dan biasa di semua klub di manapun berada. Ini tentunya adalah sebuah proses untuk menjadi lebih baik."
"Percayakan saja kepada manajemen karena sesungguhnya yang kekal dan abadi itu adalah perubahan, tetap semangat," sambung pria yang juga anggota TNI AU tersebut.
Baca Juga: PT LIB: Seri Pertama Liga 1 2021-2022 Tetap Dihelat di Jakarta
Lebih lanjut, Ardhi menegaskan tak ikut campur soal pemutusan ataupun pembatalan kontrak Klok bersama Persija. Sebab, ia saat ini tak lagi masuk dalam bagian manajemen Persija.
"Untuk saat ini saya hanya sebagai pembina atau penasihat tim saja. Apabila ada perubahan pemain, baik yang masuk atau keluar bukan wewenang saya buat menjawab," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci
-
Pratama Arhan Resmi Bergabung dengan Persija Susul Shin Tae-yong
-
Piala Presiden 2026 Kembali Digelar: Persib, Persija, dan 3 Tim Luar Negeri Ikut Serta
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kylian Mbappe Kecam Komentar Rasis Senator Paraguay, Responsnya Jadi Sorotan
-
Persib Akui Raup Cuan Besar dari Transfer Andrew Jung
-
Ole Romeny Selangkah Lagi Gabung Fortuna Sittard, Siap Satu Tim dengan Justin Hubner
-
Datangkan Striker Montenegro Balsa Sekulic, Lini Depan Persib Bandung Makin Ngeri
-
Timnas Iran Olok-olok Kekalahan Amerika Serikat dari Belgia
-
Oxford United Tak Diundang ke Piala Presiden 2026, Erick Thohir Bantah karena Cedera Ole Romeny
-
Pratama Arhan Ungkap Alasan Gabung Persija Jakarta, Shin Tae-yong Jadi Faktor Kunci
-
Amerika Serikat Dibantai Belgia meski 'Dibantu' FIFA, Pochettino: Kami Harus Belajar
-
Presiden FIFA Ogah Ngaku Telpon dari Donald Trump Soal Kartu Merah Folarin Balogun
-
Kalahkan Portugal, Spanyol Pecahkan Rekor Baru di Piala Dunia 2026