Suara.com - Timnas Spanyol harus mengubur mimpi melaju ke final Euro 2020 setelah takluk di tangan Italia dalam laga semifinal Rabu (7/7/2021) dini hari WIB.
Dalam pertandingan di Stadion Wembley, London, Spanyol kalah 2-4 lewat drama adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.
La Furia Roja --julukan Timnas Spanyol-- sejatinya punya peluang memenangi pertandingan. Merujuk statistik via LiveScore, mereka menguasai jalannya pertandingan.
Spanyol menguasai 65 persen penguasaan bola, dan menciptakan 16 percobaan gol yang lima diantaranya berhasil menemui sasaran.
Pada akhirnya, tim besutan Luis Enrique cuma mampu mencetak satu gol untuk menyamakan kedudukan 1-1 lewat Alvaro Morata pada menit ke-80.
Gol penyerang Juventus itu sempat menjaga asa Spanyol untuk membalikan keadaan dan menang. Namun hingga 120 menit berjalan, skor 1-1 tak berubah.
Di babak penalti, Alvaro Morata berubah dari pahlawan menjadi biang kerok kekalahan. Maju sebagai eksekutor keempat dalam kedudukan 2-3, tendangan penyerang 28 tahun itu dihalau Gianluigi Donnarumma.
"Saya berterima kasih pada Morata dan memeluknya dia memungkinkan kita untuk bermimpi. Mereka (Italia) sangat ingin mendapatkan adu penalti dan kami ingin bermain setengah jam lebih lama," jelas Enrique dikutip dari Football-Espana, Rabu (7/7/2021).
“Saya harus bangga dengan apa yang saya lihat. Semua pemain luar biasa, bahkan mereka yang bermain sedikit. Mereka telah mendapatkan pengalaman sehingga telah berkembang. Kami ingin membangun tim yang akan dibanggakan oleh para penggemar dan kami berhasil."
Baca Juga: Spanyol Dibungkam Italia, Ini Alasan Alvaro Morata Tak Main Sejak Awal
"Apakah ada yang melihat apa yang dilakukan Pedri, seorang anak pemain berusia 18 tahun? Saya belum pernah melihat orang seperti itu, bahkan [Andres] Iniesta pun tidak," pungkasnya.
Meski gagal ke final, Enrique tetap mengambil hal positif dari kekalahan ini. Menurutnya, Spanyol telah tampil luar biasa, setelah gagal tampil moncer pasca memenangi Piala Dunia 2012.
“Kami memainkan Kejuaraan Eropa yang hebat setelah sembilan tahun menurun, Spanyol telah kembali," kata Enrique.
"Saya memberikan apresiasi kepada tim karena mereka telah melakukan pekerjaan yang luar biasa," sambung pelatih yang pernah menukangi Barcelona tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Skema False Nine Spanyol Sempat Kagetkan Roberto Mancini
-
Transformasi Italia, Sempat Jadi Tim Hina Kini Calon Raja Eropa
-
Sesumbar Trippier Jelang Inggris vs Denmark: Kami Ingin Ciptakan Sejarah
-
Donnarumma: Spanyol Kuat, Tapi Italia Tak Kenal Takut!
-
Sergio Busquets Sebut Spanyol Tampil Lebih Baik dari Italia
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat
-
Persija Kembali Gagal Jadi Tuan Rumah vs Persib Bandung di Jakarta, Panpel Soroti Jadwal
-
Eduardo Camavinga Terancam Absen Bela Prancis di Piala Dunia 2026 Akibat Performa Buruk di Madrid
-
Beban Berat Mohamed Salah Memutus Rekor Buruk Tanpa Kemenangan Mesir di Piala Dunia