Bola / Bola Dunia
Rabu, 07 Juli 2021 | 09:11 WIB
Pelatih Timnas Spanyol Luis Enrique (kiri) bersama penyerang Alvaro Morata saat menghadapi Swiss di babak perempat final Euro 2020 di Stadion St. Petersburg, Rusia, 2 Juli 2021. Kirill KUDRYAVTSEV / POOL / AFP.

Suara.com - Timnas Spanyol harus mengubur mimpi melaju ke final Euro 2020 setelah takluk di tangan Italia dalam laga semifinal Rabu (7/7/2021) dini hari WIB.

Dalam pertandingan di Stadion Wembley, London, Spanyol kalah 2-4 lewat drama adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

La Furia Roja --julukan Timnas Spanyol-- sejatinya punya peluang memenangi pertandingan. Merujuk statistik via LiveScore, mereka menguasai jalannya pertandingan.

Spanyol menguasai 65 persen penguasaan bola, dan menciptakan 16 percobaan gol yang lima diantaranya berhasil menemui sasaran.

Pada akhirnya, tim besutan Luis Enrique cuma mampu mencetak satu gol untuk menyamakan kedudukan 1-1 lewat Alvaro Morata pada menit ke-80.

Gol penyerang Juventus itu sempat menjaga asa Spanyol untuk membalikan keadaan dan menang. Namun hingga 120 menit berjalan, skor 1-1 tak berubah.

Gelandang sekaligus kapten Timnas Spanyol, Sergio Busquets coba mengejar penyerang Italia Federico Chiesa dalam laga semifinal Euro 2020 di Stadion Wembley, London, Inggris, Rabu (7/7/2021) dini hari WIB. Matt Dunham / POOL / AFP.

Di babak penalti, Alvaro Morata berubah dari pahlawan menjadi biang kerok kekalahan. Maju sebagai eksekutor keempat dalam kedudukan 2-3, tendangan penyerang 28 tahun itu dihalau Gianluigi Donnarumma.

"Saya berterima kasih pada Morata dan memeluknya dia memungkinkan kita untuk bermimpi. Mereka (Italia) sangat ingin mendapatkan adu penalti dan kami ingin bermain setengah jam lebih lama," jelas Enrique dikutip dari Football-Espana, Rabu (7/7/2021).

“Saya harus bangga dengan apa yang saya lihat. Semua pemain luar biasa, bahkan mereka yang bermain sedikit. Mereka telah mendapatkan pengalaman sehingga telah berkembang. Kami ingin membangun tim yang akan dibanggakan oleh para penggemar dan kami berhasil."

Baca Juga: Spanyol Dibungkam Italia, Ini Alasan Alvaro Morata Tak Main Sejak Awal

"Apakah ada yang melihat apa yang dilakukan Pedri, seorang anak pemain berusia 18 tahun? Saya belum pernah melihat orang seperti itu, bahkan [Andres] Iniesta pun tidak," pungkasnya.

Meski gagal ke final, Enrique tetap mengambil hal positif dari kekalahan ini. Menurutnya, Spanyol telah tampil luar biasa, setelah gagal tampil moncer pasca memenangi Piala Dunia 2012.

“Kami memainkan Kejuaraan Eropa yang hebat setelah sembilan tahun menurun, Spanyol telah kembali," kata Enrique.

"Saya memberikan apresiasi kepada tim karena mereka telah melakukan pekerjaan yang luar biasa," sambung pelatih yang pernah menukangi Barcelona tersebut.

Load More