Suara.com - Kiper Timnas Denmark, Kasper Schmeichel mengejek para suporter Timnas Inggris yang kerap menggemakan slogan "Football is Coming Home" di gelaran Euro 2020.
Penjaga gawang Leicester City itu mempertanyakan kapan Inggris pernah meraih trofi Euro sehingga slogan "Football is Coming Home" begitu sering diperdengarkan.
"Football is Coming Home" adalah slogan yang begitu populer di antara para suporter Timans Inggris saat The Three Lions tampil di ajang-ajang besar, seperti Piala Dunia dan Euro.
Slogan yang berarti "Sepakbola Pulang ke Rumah" itu muncul seiring dirilisnya lagu berjudul 'Three Lions' jelang Euro 1996 yang berlangsung di Inggris.
Inggris sendiri kerap dianggap sebagai negara penemu sepakbola karena disinyalir jadi bangsa pertama yang merumuskan aturan-aturan bagu olahraga terpopuler di dunia tersebut.
"Apakah pernah pulang ke rumah? Saya tidak tahu. Apakah Inggris pernah menang Euro? 1966? Bukanya itu Piala Dunia?" kata Schmeichel dalam jumpa pers jelang laga Inggris vs Denmark di semifinal Euro 2020, seperti dikutip dari Sky Sport, Rabu (7/7/2021).
Inggris memang sejauh ini belum pernah memenangi Euro sejak turnamen tersebut dimulai pada 1960.
Bahkan sejauh ini, The Three Lions belum sekalipun menjajakan kaki di final turnamen sepakbola internasional paling bergengsi di Eropa tersebut. Sebaliknya Denmark pernah menjadi juara Euro tepatnya edisi 1992.
Schmeichel mengungkapkan bahwa dirinya tak ingin fokus mengurusi segala sesuatu tentang timnas Inggris. Fokusnya sekarang adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin bersama skuad Denmark.
Baca Juga: Donnarumma: Spanyol Kuat, Tapi Italia Tak Kenal Takut!
"Sejujurnya saya belum memikirkan apa artinya menghentikan Inggris, saya fokus untuk Denmark. Saya sangat sedikit fokus pada tim Inggris," jelas Schmeichel.
"Itulah yang akan dilakukannya untuk negara kami. Kegembiraan yang akan diberikan kepada lima juta orang di kampung halaman untuk melakukan sesuatu yang terbaik, untuk bersaing dengan negara-negara yang kami lawan. Tidak banyak perhatian untuk Inggris dalam hal ini," pungkasnya.
Denmark akan berhadapan dengan Inggris pada semifinal Euro 2020. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Wembley, London, Kamis (8/7/2021) dini hari WIB.
Berita Terkait
-
Spanyol Dibungkam Italia, Puja-puji Menggema untuk Alvaro Morata
-
Skema False Nine Spanyol Sempat Kagetkan Roberto Mancini
-
Pidato Berapi-api, Anggota Parlemen Inggris Ini Bela Nabi Muhammad
-
Transformasi Italia, Sempat Jadi Tim Hina Kini Calon Raja Eropa
-
Sesumbar Trippier Jelang Inggris vs Denmark: Kami Ingin Ciptakan Sejarah
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Rumor Transfer: Manchester United Siapkan Dana Besar Rekrut Ederson dan Afonso Moreira
-
Kualitas Jersey Timnas Indonesia Jadi Sorotan, Kelme Perbaiki Quality Control
-
Profil Timnas Inggris: Misi Thomas Tuchel Akhiri Penantian 60 Tahun di Piala Dunia 2026
-
Selamat dari Neraka Perang, Striker Haiti Ini Siap Tantang Brasil di Piala Dunia 2026
-
Kecewanya Orang Nomor Satu The Jakmania Duel Persija vs Persib Gagal di Jakarta
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat
-
Persija Kembali Gagal Jadi Tuan Rumah vs Persib Bandung di Jakarta, Panpel Soroti Jadwal
-
Eduardo Camavinga Terancam Absen Bela Prancis di Piala Dunia 2026 Akibat Performa Buruk di Madrid
-
Beban Berat Mohamed Salah Memutus Rekor Buruk Tanpa Kemenangan Mesir di Piala Dunia