Bola / Bola Indonesia
Rabu, 07 Juli 2021 | 16:17 WIB
Yanto Basna dalam konferensi pers jelang laga Malaysia vs Indonesia di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2020. (Dok. PSSI)

Suara.com - Keputusan Persipura Jayapura untuk mendepak Boaz Solossa dan Yustinus Pae tuai beragam komentar. Salah satu komentar datang dari Yanto Basna yang menyayangkan sikap Persipura.

Seperti diketahui, manajemen Mutiara Hitam --julukan Persipura-- mencoret Boaz dan Pae karena indisipliner berulang. Manajemen tim merasa sudah geram sehingga memutuskan melepas kedua icon tim tersebut.

Yantos Basna menyebut apa yang dilakukan Persipura sama sekali tidak menghargai apa yang sudah diberikan oleh Boaz dan Pae. Seperti diketahui, Boaz dan Pae sudah banyak memberikan prestasi untuk tim kebangaan masyarakat Papua itu.

"Setia itu mahal. Tapi sangat di sayangkan pengorbanan selama 16 tahun bersama Persipura harus berakhir dengan tanpa penghormatan yang layak mereka terima," tulis Yanto Basna dikutip dari akun Instagram miliknya, Rabu (7/7/2021).

Yanto menceritakan bagaimana masa kecilnya mendapat cerita dari orang tua Boaz dan Pae adalah pemain hebat. Yanto pun membuktikannya dan benar keduanya adalah talenta hebat asli Papua.

"Dulu orang tua kami di kampung bilang kami punya tim kebanggaan dan rohnya itu ada di kaka dia (Boaz Solossa dan Yustinus Pae)," sambungnya.

"Selama itu saya hanya bisa dengar apa yang orang tua bilang tapi ketika bermain bersama keduanya, apa yang orang tua bilang itu nyata."

"Benar setiap generasi ada masanya, tetapi untuk menemukan talenta dan orang seperti dua orang tersebut akan butuh waktu yang lama. Tuhan kasih mereka talenta istimewa dan hati untuk tanah Papua sepenuhnya."

"Begini bayangkan saja 16 tahun mengabdi, 5 kali juara Liga Indonesia, tiga kali top skor, tiga kali pemain terbaik dengan segudang prestasi saja dicoret tanpa penghormatan, apalagi nanti pemain lain atau generasi berikutnya."

Baca Juga: Respons PSSI Usai Bali United dan Persipura Gagal Tampil di Piala AFC 2021

Terakhir, Yanto yang kini berkarier di Thailand berharap Persipura tidak lagi sembarangan dalam membuat keputusan. Apalagi terhadap pemain yang banyak berjasa dengan tim kebanggaan masyarakat Papua itu.

"Untuk generasi berikut tanah Papua khususnya, lihat dan pelajari supaya jangan 'Kisah lama yang terulang kembali'.

"Terima kasih buat pengabdian, Tuhan selalu memperhitungkan orang-orang yang bekerja dengan jujur. Tetap melangkah maju, dan sukses menanti di depan," pungkasnya.

Belum diketahui ke mana Boaz dan Pae akan berlabuh usai meninggalkan Persipura.

Load More