Suara.com - Keputusan Persipura Jayapura untuk mendepak Boaz Solossa dan Yustinus Pae tuai beragam komentar. Salah satu komentar datang dari Yanto Basna yang menyayangkan sikap Persipura.
Seperti diketahui, manajemen Mutiara Hitam --julukan Persipura-- mencoret Boaz dan Pae karena indisipliner berulang. Manajemen tim merasa sudah geram sehingga memutuskan melepas kedua icon tim tersebut.
Yantos Basna menyebut apa yang dilakukan Persipura sama sekali tidak menghargai apa yang sudah diberikan oleh Boaz dan Pae. Seperti diketahui, Boaz dan Pae sudah banyak memberikan prestasi untuk tim kebangaan masyarakat Papua itu.
"Setia itu mahal. Tapi sangat di sayangkan pengorbanan selama 16 tahun bersama Persipura harus berakhir dengan tanpa penghormatan yang layak mereka terima," tulis Yanto Basna dikutip dari akun Instagram miliknya, Rabu (7/7/2021).
Yanto menceritakan bagaimana masa kecilnya mendapat cerita dari orang tua Boaz dan Pae adalah pemain hebat. Yanto pun membuktikannya dan benar keduanya adalah talenta hebat asli Papua.
"Dulu orang tua kami di kampung bilang kami punya tim kebanggaan dan rohnya itu ada di kaka dia (Boaz Solossa dan Yustinus Pae)," sambungnya.
"Selama itu saya hanya bisa dengar apa yang orang tua bilang tapi ketika bermain bersama keduanya, apa yang orang tua bilang itu nyata."
"Benar setiap generasi ada masanya, tetapi untuk menemukan talenta dan orang seperti dua orang tersebut akan butuh waktu yang lama. Tuhan kasih mereka talenta istimewa dan hati untuk tanah Papua sepenuhnya."
"Begini bayangkan saja 16 tahun mengabdi, 5 kali juara Liga Indonesia, tiga kali top skor, tiga kali pemain terbaik dengan segudang prestasi saja dicoret tanpa penghormatan, apalagi nanti pemain lain atau generasi berikutnya."
Baca Juga: Respons PSSI Usai Bali United dan Persipura Gagal Tampil di Piala AFC 2021
Terakhir, Yanto yang kini berkarier di Thailand berharap Persipura tidak lagi sembarangan dalam membuat keputusan. Apalagi terhadap pemain yang banyak berjasa dengan tim kebanggaan masyarakat Papua itu.
"Untuk generasi berikut tanah Papua khususnya, lihat dan pelajari supaya jangan 'Kisah lama yang terulang kembali'.
"Terima kasih buat pengabdian, Tuhan selalu memperhitungkan orang-orang yang bekerja dengan jujur. Tetap melangkah maju, dan sukses menanti di depan," pungkasnya.
Belum diketahui ke mana Boaz dan Pae akan berlabuh usai meninggalkan Persipura.
Berita Terkait
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
-
Shin Tae-yong Sadar Tidak Mudah Melatih Persija, Tekanan Suporter Jadi Sorotan
-
John Herdman Pasang Target Tinggi, Timnas Indonesia Wajib Juara FIFA ASEAN Cup 2026
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial