Suara.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola berharap pihak liga memberi keistimewaan kepada para pemainnya agar bisa langsung berlatih tanpa menjalani karantina mandiri terlebih dahulu.
Hal itu disampaikan Pep Guardiola setelah memimpin Manchester City mengalahkan Preston North End 2-0 dalam laga persahabatan di Stadion Akademi Manchester City, Manchester, Inggris, Rabu (28/7/2021) dini hari WIB.
Riyad Mahrez dan Samuel Edozie mencetak dua gol kemenangan dalam pertandingan yang menandai gelombang beberapa pemain tim utama City kembali dari libur musim panasnya.
Nathan Ake, Joao Cancelo, Ruben Dias dan Benjamin Mendy baru selesai membela negara masing-masing di Euro 2020 dan turun 45 menit untuk mengembalikan kebugaran bertanding mereka.
Ake, Cancelo, Dias dan kiper Zack Steffen bahkan baru kembali berlatih sehari sebelum pertandingan pramusim kontra Preston.
Pep Guardiola berharap para pemainnya bisa dikecualikan dari aturan isolasi mandiri setelah kembali dari tugas membela negara masing-masing di kompetisi internasional Euro 2020 dan Copa America 2021.
"Kami harus segera beradaptasi. Termasuk hanya dengan tiga atau empat pemain dari tim utama," kata Guardiola selepas laga dikutip Antara dari laman resmi City.
"Setiap pekan ada pemain yang kembali, semoga saja mereka bisa langsung berlatih dan tidak perlu istirahat lagi atau menjalani karantina mandiri."
"Saya tahu kami sudah tidak punya waktu banyak karena 11 hari lagi kami akan tampil di Community Shield," ujarnya menambahkan.
Baca Juga: Perjalanan Karier Marcelo Bielsa, Pelatih Jenius yang Dijuluki 'Si Gila'
City selanjutnya masih punya satu pertandingan pramusim lagi melawan Barnsley pada Sabtu (1/8), sebelum membuka kompetisi sepak bola Inggris dengan tampil di laga Community Shield.
Berstatus juara bertahan Liga Premier Inggris, City akan menghadapi jawara Piala FA Leicester City dalam pertandingan seremonial pembuka musim 2021/22 tersebut di Stadion Wembley, London, 1 Agustus nanti.
Berita Terkait
-
Kisah Sun Jihai, Pemain China di Manchester City yang Kini Jadi Pebisnis Sukses
-
Ingin Joe Willock Kembali ke Newcastle, Steve Bruce Tunggu Kabar dari Arsenal
-
Mengenal Cliff Bastin, Salah Satu Top Skor Arsenal yang Tuli
-
Catatan Rahasia Kebangkitan Performa Jesse Lingard di West Ham Musim Lalu
-
Ngebet Buang Griezmann, Barcelona Tawari Man City Tukar Guling 4 Pemain, Termasuk Mahrez
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Timnas Indonesia U-17 Selamatkan Wajah ASEAN, Menang Dramatis di Piala Asia U-17 2026
-
Menanti Cukup Lama, Persipura Siap Habis-habisan Demi Comeback ke Kasta Tertinggi
-
BREAKING NEWS! Persija Jakarta vs Persib Bandung Dipindah ke Samarinda, Jakarta Tak Dapat Izin
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian