Suara.com - PSIS Semarang resmi mendatangkan kembali gelandang Nerius Alom menjelang pelaksanaan kompetisi Liga 1 2021 yang direncanakan mulai bergulir pada 20 Agustus mendatang.
Kedatangan kembali Alom diharapkan General Manager PSIS Wahyoe Winarto bakal mengulangi keberhasilan Laskar Mahesa Jenar memenuhi target finis di 10 besar pada 2018, yang kala itu juga diperkuat pesepak bola kelahiran Beoga, Papua, tersebut.
"Tentunya yang pertama Alhamdulillah bisa mendatangkan kembali Alom. Dulu di 2018 Alom pernah di PSIS dan pada tahun itu Alom memiliki peran sangat penting di tim," kata pria yang akrab disapa Liluk itu dalam laman resmi PSIS seperti dimuat Antara.
Alom telah melakukan penandatangan kontrak selama satu tahun bersama PSIS yang dilakukan di Stadion Citarum, Jumat sore.
"Kami juga berharap kedatangan Alom bisa memperkuat PSIS terutama di lini tengah. Sekarang lokalnya kan berarti ada Finky ada Alom, ada Eka juga. Banyak pilihan. Soal teknis, tim pelatih juga bilang butuh pemain di lini tengah," ujarnya.
Sementara itu, Nerius Alom mengaku sangat senang dan antusias untuk bisa memperkuat kembali PSIS di Liga 1 2021.
"Saya pribadi senang ya. Saya pernah punya cerita di sini. Makanya saya senang bisa kembali ke PSIS. Semoga lebih baik dari sebelumnya," harap Alom.
Sebelum memperkuat PSIS, pemain berusia 26 tahun itu sempat membela PS Sleman di Liga 1 2019, kemudian berkostum Sriwijaya FC dan Mitra Kukar.
Melalui laman resminya, PSSI pada Selasa (3/8) kemarin menyatakan akan melaksanakan kompetisi Liga 1 pada 20 Agustus mendatang.
Baca Juga: Pemerintah Awasi Ketat Gelaran Liga 1 dan Liga 2
Keputusan itu diambil setelah PSSI dan PT LIB berkonsultasi dengan Menpora dan Polri, di samping penurunan kasus COVID-19 di Pulau Jawa dan Bali juga menjadi pertimbangan utama atas keputusan tersebut.
Keputusan itu juga telah ditindaklanjuti dengan rapat virtual PSSI, LIB, dan tim peserta Liga 1 yang digelar Rabu (4/7) lalu, terkait persiapan kompetisi Liga 1 2021.
Berita Terkait
-
Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit
-
Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi