Suara.com - Tahun 2021 bisa jadi tahun bersejarah dan tahun tersial bagi Timnas Meksiko. Pasalnya, di tahun ini tim berjuluk El Tri ini nyari juara di tiga turnamen berbeda dalam tempo tiga bulan saja.
Meksiko menjalani tahun 2021 ini dengan jadwal segudang, terutama di pertengahan tahun ini. Sebab, ada tiga turnamen yang harus dijalan El Tri.
Tiga ajang yang diikuti Meksiko di pertengahan tahun 2021 ini adalah CONCACAF Nations League, Gold Cup dan Olimpiade Tokyo 2020.
Hampir tak ada jeda, para pemain Meksiko harus tampil di tiga ajang berbeda itu dalam kurun waktu tiga bulan saja dimulai dari Juni hingga Agustus.
Ajang pertama yang diikuti Meksiko adalah CONCACAF Nations League dari 3-6 Juni di mana El Tri bertanding dua kali di Amerika Serikat.
Lalu, ajang kedua adalah Gold Cup atau Piala Emas CONCACAF yang dimulai dari 10 Juli hingga 1 Agustus 2021 yang juga berlokasi di Amerika Serikat.
Dan turnamen terakhir adalah cabang olahraga Olimpiade Tokyo 2020 yang berlangsung di Tokyo Jepang sejak 21 Juli hingga 7 Agustus 2021.
Salah satu pemain Meksiko, Sebastian Cordova menjadi korban dari jadwal padat ini di mana ia masuk dalam skuat untuk CONCACAF Nations League dan Olimpiade Tokyo 2020.
Di sinilah letak naas dan momen bersejarahnya. Dari tiga ajang yang diikuti itu, Meksiko gagal merengkuh gelar juara. Malahan, El Tri bisa dikatakan nyaris menjadi juara.
Baca Juga: 7 Teknologi Canggih yang Digunakan Selama Olimpiade Tokyo 2020
Lantas, bagaimana perjalanan Meksiko di tiga ajang tersebut?
2 Kali Runner Up, 1 Kali Juara 3
Jadwal turnamen resmi padat yang diikuti Meksiko di pertengahan tahun 2021 ini adalah CONCACAF Nations League di mana di ajang ini, El Tri hanya bertanding dua kali.
Empat tim terbaik telah lolos dari babak grup dan langsung melawang ke semifinal. Di babak ini, Meksiko bertemu Kosta Rika.
Sebagai tim terbaik di CONCACAF, Meksiko pun lolos ke final lewat kemenangan di babak adu penalti dan menantang rival abadinya, Amerika Serikat di puncak.
Meksiko yang mampu unggul dua kali, harus menelan kekalahan dari rival abadinya tersebut setelah kebobolan gol penalti Christian Pulisic di babak Extra Time.
Berita Terkait
-
Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Gilberto Mora: Wonderkid Asal Meksiko
-
Deretan Rekor Tercipta usai Meksiko Lolos 'Sempurna' ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
-
Peta Persaingan Memanas! 7 Tim Sudah Lolos, 5 Negara Tersingkir di Piala Dunia 2026
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
Kejutan di Boston! Paraguay Ungguli Jerman 1-0 di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
-
12 Laga Tanpa Kalah, Casemiro Ukir Rekor Gila di Piala Dunia 2026
-
Edwin van der Sar Sukses Gegerkan Jakarta, Sejumlah Agenda Diserbu Penggemar
-
Angkat Topi untuk Jepang, Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Tak Mainkan Neymar
-
Air Mata Vinicius Jr Pecah di Piala Dunia 2026, Pesan Nenek Bikin Hati Tersayat
-
Dukun yang Kutuk Harry Kane Kini Ramal Argentina Bakal Ditekuk Tanjung Verde
-
Dramatis! Gabriel Martinelli Hentikan Langkah Jepang, Brasil Menang 2-1
-
Bukan Sekadar Tempat Sampah! Rahasia Kantong Biru Suporter Jepang yang Bikin Stadion Spektakuler
-
Tangis Son Heung-min Pecah Usai Korea Selatan Gagal Total di Piala Dunia 2026
-
Catatan Kriminal Kaishu Sano Perobek Gawang Brasil: Pelaku Penyerangan Seksual