Suara.com - Kepa Arrizabalaga kembali jadi sorotan setelah berhasil membawa Chelsea meraih gelar juara Piala Super Eropa.
Menariknya, kiper asal Spanyol tersebut tak bermain sejak awal laga. Thoma Tuchel baru memasukkan Kepa sebagai pengganti Eduardo Mendy menjelang babak adu penalti.
Keputusan Tuchel terbukti jitu. Kepa jadi sosok penting di balik keberhasilan Chelsea mengalahkan Villarreal di adu tos-tosan dengan skor 6-5. Dia menepis dua dari tujuh eksekutor Villarreal, yakni Aissa Mandi dan Raul Albiol.
Profil Kepa Arrizabalaga
Kepa memang pemain yang potensial. Dia lahir
di Kota Ondarroa Spanyol pada 3 Oktober 1994. Dia bergabung dengan akademi Athletic Bilbao di usia 10 tahun.
Cukup lama Kepa berada di sana, terhitung dari 2004 sampai 2012. Tak mudah bagi Kepa untuk menembus tim utama Bilbao, dia baru bermain di tim B pada pentas Segunda División B 2013.
Semakin sulit perjalanan Kepa karena berbagai cedera yang diderita, mulai dari hernia hingga cedera patah metacarpal.
Kepa yang sempat menjadi pemain reguler di tim B Bilbao akhirnya dipinjamkan ke tim Sedunga Division, SD Ponferradina. Setelah dari sana, Kepa Arrizabalaga dipinjamkan ke Real Valladolid.
Dia mendapat banyak kesempatan di sana sehingga dipanggil kembali oleh Bilbao untuk mengarungi musim 2016/17. Setelah mencatatkan 54 lintas ajang dengan 15 kali clean sheet, Kepa jadi buruan banyak klub top Eropa.
Baca Juga: Rebut Piala Super Eropa Bersama Chelsea, Jorginho Mulai Kepikiran Ballon d'Or
Akhirnya pada Agustus 2018 Kepa resmi pindah ke Chelsea dengan biaya 80 juta euro yang saat itu membuatnya menjadi kiper termahal di dunia. Rekor itu akhirnya dipatahkan oleh Alisson Becker yang pindah dari AS Roma ke Liverpool.
Penampilan Kepa di awal musim bersama The Blues memukau. Di musim pertamanya, Kepa sukses membawa Chelsea menjuarai Piala Liga lewat babak adu penalti melawan Manchester City.
Tak cuma itu, Kepa juga berperan penting membawa Chelsea menjadi juara Liga Europa usai mengalahkan Arsenal di final.
Musim kedua Kepa masih berjalan dengan baik meski dia gagal membawa Chelsea jadi juara Piala FA. Kepa tampil sebanyak 41 kali di semua kompetisi dengan mencatatkan 10 clean sheet di musim 2019/20.
Penampilan Kepa yang tak konsisten di musim 2020/21 membuatnya mulai kehilangan tempat, terlebih setelah Chelsea mendatangkan Mendy dari Stade Rennais.
Pemain yang kini berusia 26 tahun itu lebih sering duduk di bangku cadangan, termasuk saat Chelsea mengalahkan City di final Liga Champions 2020/21. Di musim itu, Kepa Arrizabalaga cuma tampil 14 kali di semua kompetisi.
Berita Terkait
-
Chelsea Diprediksi Kesulitan Lawan Manchester City di Final Piala FA
-
Alumni Chelsea Kembali? Cesc Fabregas dan Filipe Luis Jadi Kandidat Kejutan Pelatih Baru The Blues
-
Enzo Maresca Buka Suara soal Rumor Jadi Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
-
Chelsea Abaikan Pelatih Medioker, Kini Memburu Xabi Alonso Sebagai Juru Selamat Baru Bermodal Rekor
-
Chelsea Mulai Dekati Xabi Alonso, Jadi Kandidat Pengganti Liam Rosenior
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!