Suara.com - Nasib tragis dialami mantan bek kanan Liverpool era Rafael Benitez, Stephen Warnock. Pria yang kini berusia 39 tahun itu nyaris bunuh diri setelah dicerai sang istri.
Kehilangan seseorang yang dicintai memang sangat menyakitkan hati seseorang, seperti itulah yang baru saja dirasakan Stephen Warnock.
Mantan bek kanan Liverpool peraih trofi Liga Champions 2005 ini bakan nyaris mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.
Beruntung rencana yang bakal dilakukan pada awal tahun 2021 dapat digagalkan oleh sang kakak ipar.
Warnock mengaku hancur hatinya saat rumah tangganya berantakan hingga membuat sang istri, Laura memutuskan untuk menggucat cerai dirinya.
Padahal Warnock dan Laura sudah dikaruniai dua orang anak dari pernikahan mereka, tentu hal tersebut membuat pria 39 tahun itu sangat frustrasi.
"Saya sudah merancang semuanya, saya tahu bagaimana akan melakukan bunuh diri," ucap Warnock dikutip dari Daily Star.
"Saya ingat suatu ketika saya tengah mengemudi di tol dan berpikir ini akan menjadijalan keluar yang mudah.''
"Saya sedang menelepon kakak ipar, dan dia berkata 'Jangan berani-beraninya, ya!'. Saya lalu menepi dan berhasil menenangkan diri.''
"Akan tetapi dia terus-menerus menelepon saya setelah itu untuk memastikan saya baik-baik saya," imbuhnya.
Baca Juga: Menang Telak, Jota dan Mane Bawa Liverpool Naik ke Puncak Klasemen
Berharap kedamaian setelah memutuskan pensiun sebagai pesepak bola profesional, Warnock justru kembali bernasib sial.
Hidupnya setelah pensiun malah membuatnya stres, tak memiliki tujuan baru seiring karier profesionalnya yang hilang dalam sekejap.
"Di akhir karier, saya sangat merasa hampa. Saya tidak lagi punya tujuan dan itu menakutkan," ujar Warnock.
"Saya melihat lagi ke belakang dan berpikir bahwa itu sangat buruk. Saya tahu banyak pemain lain yang sudah pensiun dan mengatakan hal yang sama.''
"Semua karier saya yang lewat begitu saja, itu hilang dalam sekejap mata." imbunya.
Meski begitu, Warnock menyadari jika keputusan sang istri memutuskan cerai darinya diakui merupakan kesalahannya.
Momen-momen di mana tak lagi bisa bersama anak setiap saat itulah yang membuatnya hancur dari kejadian ini.
Warnock bahkan mengaku sering kali menangis tanpa mengenal tempat dan berusaha untuk menyembunyikan hal itu dari orang lain.
"Saya baru saja mengalami perceraian. Saya tidak melewati hal-hal baik. Saya terkesan angkat tangan, ini salah saya.
"Akan tetapi, saya juga punya masalah di mana saya tidak bisa melihat anak-anak saya, itu sangat menghancurkan.''
"Sering sekali saya berada di apartemen sambil menangis dan tiba-tiba di radio dan saya harus memakai skenario yang berbeda.''
"Orang-orang tidak melihat pria meringkuk seperti bola sambil menangis di sofa," pungkas Stephen Warnock.
Kontributor: Eko Isdiyanto
Berita Terkait
-
Waduh! 9 Pemain Absen di Laga Liverpool vs Brighton, Arne Slot Bakal Mainkan Siapa?
-
Aksi Brutal Pemain Keturunan Nias Bikin Legenda Liverpool Ngamuk: Harusnya Kartu Merah!
-
Gol Semata Wayang, Virgil van Dijk Jadi Pahlawan Kemenangan Liverpool atas Sunderland
-
Tanpa Berlusconi, AC Milan Kehilangan Jati Diri, Balik ke Liga Champions Jadi Kunci
-
Conceicao Tegas Setia di Juventus, Tapi Frustrasi Minim Gol: Ini Hanya Soal Waktu!
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan