Bola / Bola Indonesia
Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:52 WIB
Timnas Oman (FA Oman)
Baca 10 detik
  • Bek Oman, Khalid Al Braiki, melayangkan pujian terhadap perkembangan gaya sepak bola modern Timnas Indonesia.

  • Kehadiran Ole Romeny dan pemain naturalisasi membuat kekuatan Skuad Garuda kini jauh lebih diunggulkan.

  • Oman memulai era baru bersama pelatih Tari Sektioui dalam laga di Stadion Utama GBK.

Suara.com - Gaya permainan Timnas Indonesia kini mendapatkan pengakuan internasional sebagai salah satu kekuatan sepak bola modern yang patut diperhitungkan.

Statistik impresif Skuad Garuda dalam beberapa laga internasional terakhir memicu kewaspadaan tinggi dari tim nasional Oman.

Pertemuan di lapangan hijau ini menjadi parameter penting bagi kedua negara untuk menguji efektivitas transformasi taktik masing-masing.

Timnas Oman (FA Oman)

"Kami di sini sekarang untuk bersiap menghadapi pertandingan yang sangat penting melawan salah satu tim modern," kata Al Braiki dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (4/6).

"Kami melihat pertandingan mereka di kualifikasi terakhir dan itu adalah tim yang sangat bagus. Jadi, kami sangat senang bermain melawan Indonesia," ujarnya menambahkan.

Komposisi pemain Skuad Garuda saat ini mengalami perombakan masif yang meningkatkan kualitas permainan secara signifikan.

Timnas Oman (FA Oman)

Kehadiran striker tajam Ole Romeny bersama deretan pemain naturalisasi berkualitas menjadi pembeda utama dalam kedalaman tim.

Kondisi tersebut memperbesar peluang Indonesia untuk membalikkan peta persaingan atas tim-tim tangguh asal Timur Tengah.

Di sisi lain, tim tamu juga datang dengan ambisi besar bersama arsitek strategi yang baru.

Baca Juga: Pelatih Oman Ingin Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan atas Timnas Indonesia

Oman sedang membangun pondasi taktik anyar di bawah komando pelatih berpengalaman asal Turki, Tari Sektioui.

"Dan kami juga memulai babak baru dengan staf teknis yang baru, dengan pelatih kepala Tariq Sektioui. Dan kami percaya kami akan mencapai hal-hal besar."

"Kami juga sangat bersemangat untuk memainkan pertandingan ini, dan kami sangat senang memiliki pelatih baru kami. Kami memercayainya dan akan sangat menyenangkan untuk melakukan yang terbaik bagi tim. Terima kasih, terima kasih," tutur Al Braiki.

Berdasarkan jadwal, bentrokan sengit FIFA Matchday periode Juni 2026 ini akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Laga yang dinanti publik sepak bola nasional ini dijadwalkan berlangsung pada Jumat (5/6) malam WIB.

Pertandingan ini memutus penantian panjang setelah kedua negara tidak saling berhadapan selama lima tahun terakhir.

Dalam memori kolektif, Indonesia sempat menelan kekalahan 1-3 dari Oman pada laga persahabatan di Dubai pada Mei 2021.

Kini, dengan status Indonesia sebagai tim sepak bola modern, hasil akhir di Jakarta diprediksi akan jauh berbeda.

Load More