Suara.com - Liverpool langsung dihadapkan ujian berat pada pekan ketiga Liga Inggris 2021/2022. The Reds akan menjamu Chelsea di Stadion Anfield, Sabtu (28/8/2021) malam WIB.
Chelsea musim ini digadang-gadang akan jadi tim yang lebih berbahaya dari pada saat mereka memenangi gelar Liga Champions musim lalu. Kehadiran Romelu Lukaku menjadi penyebabnya.
Lukaku yang didatangkan Chelsea dari Inter Milan langsung menunjukan tajinya saat menjalani debut kontra Arsenal pada akhir pekan lalu. Dalam kemenangan 2-0 The Blues, penyerang Belgia itu mencetak satu gol dan dinobatkan sebagai man of the match.
Pundit sepakbola Sky Sports, Gary Neville menganggap Lukaku akan jadi ancaman serius pertahanan Liverpool di laga nanti. Dia berkaca dari performa sang striker yang sukses mengobrak-ngabrik pertahanan Arsenal.
Secara spesifik, legenda Manchester United itu menyoroti penampilan bek Arsenal Pablo Mari yang dianggapnya sangat kewalahan dalam mengawal pergerakan dan juga adu fisik dari Lukaku.
“Itu adalah penampilan penyerang tengah yang brilian, mari kita perjelas. Tapi [Pablo] Mari dan juga bek-bek Arsenal dikacaukan dalam laga ini," kata Gary Neville dikutip dari Sky Sports, Selasa (24/8/2021).
"Lukaku brilian, tapi saya pikir ada cara yang lebih baik untuk menghadapinya," tambahnya.
Liverpool sejauh ini tampil brilian dalam dua laga Liga Inggris. Pasukan Jurgen Klopp yang telah kembali diperkuat Virgil van Dijk dan Joel Matip setelah musim lalu dihantam cedera panjang, berhasil menorehkan nirbobol dalam periode tersebut.
Meski demikian, dua lawan Liverpool sebelumnya 'cuma' Norwich City dan Burnley yang merupakan tim promosi dan papan bawah liga.
Baca Juga: Liverpool Tolak Lepas Mohamed Salah Perkuat Timnas Mesir
Chelsea dianggap akan jadi ujian serius bagi pe rtahan Liverpool yang musim lalu amat kesulitan karena absennya Van Dijk. Meski demikian, legenda The Reds, Jamie Carragher percaya mantan timnya bisa melewati ujian tersebut.
"Liverpool tidak akan mengubah [cara bermain] untuk melawan Chelsea," kata Carragher kepada Monday Night Football.
“Liverpool punya bek yang bisa mengatasi siapa pun satu lawan satu. Dia [Van Dijk] adalah satu-satunya pemain di Liga Inggris yang akan menyukai peluangnya melawan Lukaku," tambahnya.
"Liverpool akan berani, Jurgen Klopp akan berani, karena dia punya seseorang seperti itu."
Selain faktor kualitas bek tengah, penampilan luar biasa Lukaku saat menghancurkan Arsenal dianggap Carragher lebih banyak karena kesalahan para pemain belakang The Gunners sendiri.
"Saya tidak mencoba merendahkan Lukaku. Dia pernah bermain di Inggris dan dia adalah striker top. Tapi apa yang kita lihat saat melawan Arsenal tidak berarti dia akan melakukan itu di setiap pertandingan," kata Carragher.
"Itu adalah organisasi [pertahanan yang buruk] dari Arsenal."
Tag
Berita Terkait
-
Romelu Lukaku, The New Didier Drogba
-
Martial Melempem, Manchester United Disarankan Rekrut Harry Kane
-
West Ham Pimpin Klasemen Liga Inggris, David Moyes Bicara Tiket Liga Champions
-
Sean Dyche Buka Suara Atas Tuduhan Jurgen Klopp Kepada Burnley
-
5 Hits Bola: Inter Milan Tawari Lazio Rp506 Miliar untuk Joaquin Correa
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan