Suara.com - Manajer AHHA PS Pati, Doni Setiabudi mengungkap ada pemain berlabel tim nasional yang berulah di timnya. Menurutnya, pemain yang bersangkutan memiliki attitude dan disiplin buruk.
Namun, Doni tidak menyebut pemain yang dimaksud. Hal itu diungkap Doni melalui unggahan di Instagram pribadi miliknya @a_7alu.
"Saya dan pelatih (Ibnu Graham) kaget pemain berlabel timnas memiliki attitude dan disiplin yang buruk," kata Doni dikutip dari Instagram miliknya.
"Efek star syndrome membuat kalah bersaing. Tidak ada jaminan jika tak mau bekerja keras," sambung Doni di caption Instagramnya.
Adapun di AHHA PS Pati ada empat pemain berlabel Timnas Indonesia. Mereka adalah Zulham Zamrun, Sutan Zico, Yudha Febrian, dan Nurhidayat.
Dua nama terakhir sebelumnya pernah tersandung permasalahan indisipliner. Tepatnya ketika mereka memperkuat Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong.
Nurhidayat dipulangkan oleh Shin Tae-yong dari pemusatan latihan Timnas Indonesia di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), pada awal Juni lalu karena indisipliner.
Saat itu, skuad Garuda --julukan Timnas Indonesia-- sedang mempersiapkan diri menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.
Sementara Yudha Febrian dicoret dari Timnas Indonesia U-19 pada Desember 2020. Ketika itu, ia ketahuan pulang ke hotel pada dini hari dan terlambat datang ke latihan tim.
Baca Juga: Profil Doni Setiabudi, CEO Bandung Premier League yang Jadi Manager AHHA PS Pati
Berita Terkait
-
Profil Doni Setiabudi, Ragu Timnas Lolos Piala Dunia 2026 Jika Dipimpin Patrick Kluivert: Semoga Saya Salah!
-
PSSI Blunder Pilih Patrick Kluivert, CEO BPL: Indonesia Akan Gagal di Pildun
-
Prank Awal Tahun? Shin Tae-yong Bukan Dipecat, Tapi Naik Jabatan Ini
-
Sepak Terjang 4 Calon Ketua Umum PSSI, Karier Mentereng Bukan Orang Sembarangan
-
Persempit Ruang Gerak Mafia Bola, Doni Setiabudi Ingin Liga 1, Liga 2 dan Liga 3 Gunakan VAR
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Trial di Atletico Madrid, Ibu Kiper Keturunan Ini Langsung Kode Keras ke Timnas Indonesia
-
Akhirnya Starter di Ipswich Town, Pintu Elkan Baggott Kembali ke Timnas Indonesia Terbuka Lebar
-
Piala Dunia 2026 Dihantui Kontroversi: ICE Ambil Peran Kunci, Suporter Waswas?
-
Panas! Presiden FIFA Gianni Infantino Ingin Cabut Sanksi Rusia, UEFA Lawan Mati-matian
-
Carlo Ancelotti Perpanjang Kontrak di Brasil hingga 2030, Kantongi Gaji Rp170 Miliar
-
Raih Manajer Terbaik Premier League Januari 2026, Michael Carrick Tersipu Malu
-
Waduh! 9 Pemain Absen di Laga Liverpool vs Brighton, Arne Slot Bakal Mainkan Siapa?
-
Rodri Terancam Sanksi Berat! FA Dakwa Gelandang Man City Usai Kritik Pedas Wasit
-
Resmi! Dayot Upamecano Perpanjang Kontrak di Bayern Munich, Real Madrid dan PSG Gigit Jari
-
Ayahnya Pernah Main di Piala Dunia, Pemain Muda Keturunan Indonesia Ini Terusir dari PSV