Suara.com - Miftah Anwar Sani mengaku gugup menjalani debut bersama Timnas Indonesia saat berhadapan dengan Taiwan di leg pertama play-off Kualifikasi Piala Asia 2023 di Chang Arena, Buriram, Thailand pada 7 Oktober lalu.
Miftah kini bertekad untuk tampil lebih garang di leg kedua jika dipercaya tampil oleh Pelatih Shin Tae-yong, Senin (11/10/2021).
Pemain yang berposisi sebagai fullback itu memang tampil cukup baik. Ia berhasil memberikan satu assist untuk gol yang dicetak oleh Ramai Rumakiek pada menit ke-18.
Adapun dalam pertandingan itu skuad Garuda --julukan Timnas Indonesia-- menang dengan skor 2-1. Satu gol Timnas Indonesia lainnya diciptakan kapten tim Evan Dimas Darmono.
"Perasaan pribadi bangga bisa melaksanakan pertandingan pertama di timnas dalam karier saya. Yang pasti 10 menit pertama gugup, tapi secara keseluruhan perbaiki posisi dan perkembangan positif pass," kata Miftah dilansir dari kanal YouTube PSSI.
"Alhamdulillah kondisi sudah siap lagi. Kalau ditanya siap, saya 100 persen siap utuk laga selanjutnya," sambung pemain Barito Putera tersebut.
Miftah menyebut posisi Timnas Indonesia masih belum aman, meski sudah unggul 2-1. Menurutnya, kemenangan harus jadi target di pertandingan leg kedua nanti.
"Tentang hasil kemarin kami kecolongan itu belum aman buat kami, besok ya harus menyerang dari menit awal segera mengamankan skor," ungkap pemain yang sempat berseragam Persita Tangerang.
"Setidaknya bisa cetak gol di babak pertama buat pertandingan leg kedua nanti," pungkas lelaki yang juga prajurit TNI tersebut.
Baca Juga: Taiwan vs Indonesia: Sempat Cedera, Tiga Pemain Ini Bisa Diturunkan Skuad Garuda
Tag
Berita Terkait
-
Ini Deretan Nama Skuat Timnas U-23, Ada Dua Pemain dari Borneo FC
-
Rupanya Timnas Butuh 2 Tahun 11 Bulan untuk Bisa Rasakan Lagi Kemenangan
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-23, Egy Maulana Vikri Belum Tentu Ikut
-
Cuma Cedera Ringan, Ramai Rumakiek Ingin Kembali Teror Gawang Taiwan
-
Dihantam Lawan Hingga Cedera, Begini Kondisi Wonderkid Indonesia Saat Ini!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan