Suara.com - PSIM Yogyakarta berhasil menahan imbang Persis Solo dengan skor 0-0 pada pertandingan laga ketiga kompetisi Grup C Liga 2 Musim 2021 yang digelar di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, pada Selasa (12/10/2021) malam.
Seperti dilansir Antara, PSIM Yogyakarta selaku tuan rumah menghadapi Persis Solo pada babak pertama bermain seru karena kedua kesebelasan saling mencoba melakukan inisiatif serangan untuk meraih poin penuh pada laga ketiga.
PSIM yang sudah bermain dua kali pada grup C kalah sekali melawan PSCS dan main seri melawan Hizbul Wathan FC berambisi merebut poin penuh melawan Persis. Sedangkan, Persis yang sebelumnya bermain imbang melawan Persijap juga tidak mau mengulang kesalahan dan ingin poin penuh laga ketiga melawan PSIM.
Derbi Mataram PSIM melawan Persis bermain alot karena kedua tim saling menyerang ke pertahanan lawan. Namun, tim baik PSIM maupun Persis belum mampu menembus pertahan lawan hingga menit 25 babak kedua.
Satu peluang PSIM untuk dapat menghasilkan gol pada menit 16 melalui kaki nomor punggung 27, Sugeng Efendi, tetapi sayang bolanya terlalu lemah dan berhasil ditangkap kiper Persis Wahyu Tri Nugroho, sehingga belum mengubah kedudukan masih 0-0.
Satu-satunya peluang Persis Solo terjadi menit 30, melalui bola mati tendangan kaki Abduh Lestaluhu, yang mengarah ke gawang PSIM, tapi sayang bola berhasil ditepis gawang kiper, Imam Arief, sehingga kedudukan tetap bertahan imbang 0-0 hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua PSIM yang menjamu Persis Solo masih berjalan seru. Persis yang berambisi meraih poin penuh mengambil inisiatif serangan dengan menekan pertahanan PSIM. Sejumlah peluang untuk menciptakan gol ke gawang PSIM belum membuahkan hasil untuk Persis.
Persis mendapat peluang menit 46 melalui kaki Renaldi Bawao, yang memanfaatkan umpan silang dari pemain sayap, tetapi tendangannya ke samping gawang PSIM. Persis menit 50 kembali mendapat peluang melalui kaki pemain depannya, Beto, tetapi sayang bolanya tipis disamping kanan gawang PSIM, sehingga belum mengubah gol tetap 0-0.
Bahkan, PSIM hingga menit 53 banyak mendapat tekanan dan pemain Persis yang menyerang bertubi-tubi, tetapi sayang bolanya belum bisa menembus gawang lawan. Bahkan, PSIM pada menit 72 banyak menerima serangan pemain Persis, tetapi sayang belum membuahkan gol ke jala PSIM.
Baca Juga: Derbi Mataram, Ini Susunan Pemain Persis Solo dan PSIM Yogyakarta
Peluang Persis terjadi menit 75 melalui tendangan Ferdinan Alfred, saat terjadi kemelut di depan gawang PSIM, tetapi sayang tendangan melambung di atas gawang. Pada menit 87, Ferdinan kembali mendapat peluang, tetapi sayang bola yang mengarah gawang berhasil diblok kiper PSIM. Sehingga, kedudukan imbang 0-0 ini, bertahan hingga babak kedua berakhir.
Wasit yang memimpin pertandingan PSIM melawan Persis Solo, yakni Juhandri Setiana asal Kalimantan Barat mengeluarkan tiga kartu kuning untuk Sandi Sute, Delfi Rumbino (Persis Solo), dan Nanda Nurrandi (PSIM).
Sementara Pelatih PSIM Yoyakarta Seto Nurdiyantara mengatakan timnya hasil skor imbang ini, bersyukur bisa bagi poin dengan Persis. Pemainnya belum, bisa bermain lepas dan banyak diserang lawan terutama babak kedua.
Namun, pemainnya yang belum beramian lepas dan juga sudah kelelahan terutama babak kedua banyak mendapat tekanan lawan.
Pelatih Persis Solo Eko Purdjianto mengatakan mohon maaf timnya belum bisa meraih poin penuh dan pemain sudah bermain maksimal dan banyak peluang tetapi belum bisa mencetak gol ke gawang lawan.
"Kami akan evaluasi lagi untuk pertandingan selanjutnya terutama soal finishing baik melalui pemain sayap kiri, kanan maupun tengah belum berhasil membuahkan gol ke gawang lawan," kata Eko.
Berita Terkait
-
Transfer BRI Super League: Persis Solo Bawa Pulang Alfriyanto Nico dari Persija
-
Strategi Milomir Seslija Bawa Persis Solo Incar Poin Penuh Lawan Semen Padang di BRI Super League
-
Ze Valente Tembus 100 Laga BRI Super League Siap Bawa PSIM Yogyakarta Bertahan di Papan Atas
-
Hadapi Persita, Pelatih Persis Solo: Kami Berambisi untuk Menang
-
Pelatih PSIM Yogyakarta Tak Risau 3 Pemain Kunci Absen Jelang Lawan Semen Padang
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Nasib Igor Thiago, Bersinar di Premier League, Diprediksi Gagal Tampil di Piala Dunia 2026
-
Liverpool vs Barnsley: Arne Slot Pasang Target Tinggi di Piala FA Usai Terpuruk di Liga
-
Michael Carrick Akan Segera Diumumkan Jadi Manajer Interim Manchester United
-
Ayah Komika, Anak Pakar Fisik Dunia, Ini Latar Belakang Keluarga Cesar Meylan
-
Aston Villa Gigit Jari, Duit Rp587 Miliar Ditolak Wonderkid Real Madrid
-
Gol Dramatis Justin Hubner Bikin Pelatih Dean James Murka Kritik Keras Lini Pertahanan
-
Persija Jakarta Bereaksi Usai Allano Lima jadi Korban Rasisme
-
Usai Jadi Penentu Kemenangan Persib atas Persija, Beckham Putra Ogah Terbuai Isu Timnas Indonesia
-
Live Instagram Lamine Yamal Mendadak Dihentikan, Ada Apa di Ruang Ganti Barcelona?
-
Allano Lima Dihujani Rasisme Usai Derbi Persija vs Persib, Winger Macan Kemayoran Kirim Pesan Kuat