Suara.com - Komite Disiplin (Komdis) PSSI telah mengumumkan sejumlah sanksi yang diberikan kepada kontestan Liga 2 2021, dan klub milik Atta Halilintar, AHHA PS Pati, menjadi sorotan.
Melalui hasil sidang yang digelar Komdis PSSI, ditemukan 12 kasus pelanggaran disiplin mulai dari 1 Oktober hingga 17 Oktober 2021.
Berdasarkan catatan komdis, klub Liga 2 2021 yang paling mendapatkan sanksi berupa denda paling banyak ialah Putra Safin Grup (PSG) Pati atau AHHA PS Pati.
Klub yang dimiliki oleh Atta Halilintar itu mendapatkan denda sebesar Rp 83 juta karena melakukan tiga pelanggaran.
Pelanggaran pertama yang dilakukan oleh PSG Pati ialah keterlambatan kick-off pada laga melawan PSCS Cilacap pada 4 Oktober 2021 lalu. Akibat pelanggaran itu, PSG diganjar denda sebesar Rp 30 juta.
Sementara itu, dua pelanggaran lain PSG dilakukan oleh pemain yang melanggar asas fairplay. kedua pemain tersebut yakni Heri Setiawan dan Nurhidayat Haji Haris.
Keduanya sama-sama melakukan pelanggaran ini pada pertandingan saat PSG Pati berharapan dengan Persijap Jepara, Senin (11/10/2021).
Heri Setiawan dianggap melanggar Kode Disiplin karena memegang dan menampel wasit yang memimpin pertandingan.
Akibatnya, dia diganjar denda sebesar Rp 50 juta sekaligus sanksi berupa larangan beraktivitas di sepak bola selama enam bulan.
Baca Juga: Petinggi AHHA PS Pati Beri Pembelaan Usai Banjir Sanksi Komdis PSSI
Kemudian, Nurhidayat dianggap melakukan pelanggaran Kode Disiplin karena menyikut pemain lawan pada pertandingan yang sama.
Akibatnya, pemain yang terkenal dengan tindakan indisipliner itu diganjar denda sebesar Rp 3 juta dan larangan bermain sebanyak tiga pertandingan.
Dua pemain itu menambah daftar denda yang harus dikeluarkan PSG Pati pada kompetisi Liga 2 2021-2022. Dari tiga pelanggaran itu, jumlah yang dibebankan ialah Rp 83 juta.
Sementara itu, tiga klub lain yang juga mendapatkan sanksi berupa denda dengan nominal yang besar ialah PSCS Cilacap, Sulut United, dan Badak Lampung.
PSCS Cilacap harus membayar denda sebesar Rp 50 juta karena mendapatkan lima kartu kuning dalam satu pertandingan saat berduel melawan Hizbul Wathan FC.
Sementara itu, Sulut United harus membayar denda dengan nominal serupa karena mendapatkan enam kartu kuning saat bertanding melawan Mitra Kukar.
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Atta Halilintar Sebar 12 Hewan Kurban, Satu Sapi Disembelih Atas Nama Keluarga dan Kakek Nenek
-
Buntut Duel Persija vs Persib di Samarinda, Rizky Ridho Hingga Beckham Putra Disanksi Komdis PSSI
-
16 Pemain Diaspora Dihubungi John Herdman, Siapa Bakal Bela Timnas Indonesia?
-
Dari Kejurnas ke Super League, Mengintip 10 Gelar Juara Persib Sepanjang Sejarah!
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions
-
Link Streaming Final Liga Champions, Arsenal Kejar Sejarah PSG Pertahankan Takhta
-
Jelang Piala AFF 2026: Pemain Domestik Timnas Indonesia Jalani Gemblengan Fisik Ketat di Bali
-
Emmanuel Eboue Punya Misi Gila: Yakin Arsenal Bisa Rayu Kvaratskhelia Tinggalkan PSG
-
Head to Head Mikel Arteta vs Klub Prancis: Misi Hapus Kutukan Les Parisiens
-
Jelang Lawan PSG, Arteta Beri Kode Terkait Status Kebugaran Jurrien Timber
-
Bantah Rumor Miring, Manajemen Persib Tegaskan Larangan Transfer FIFA Bukan Soal Gaji