Suara.com - AS Roma menelan kekalahan untuk dua pertandingan beruntun di Liga Italia 2021/2022 setelah tersungkur di markas Venezia. Roma dibekuk 2-3 oleh tuan rumah dalam laga pekan ke-12 Serie A di Stadion Pier Luigi Penzo, Minggu (7/11/2021) malam WIB.
Ini jadi kali pertama AS Roma menderita kekalahan untuk dua laga berturut-turut di Liga Italia sejak berada di bawah kepelatihan Jose Mourinho, setelah pekan lalu kalah melawan AC Milan di kandang sendiri.
Namun, tekanan pemecatan Mourinho praktis mulai menguat meski pelatih kawakan asal Portugal itu baru datang ke klub pada musim panas kemarin.
Ya, para Romanisti sepertinya mulai habis kesabaran pada sang allenatore.
Pasalnya, Roma telah menelan empat kekalahan dari tujuh laga pamungkas mereka di lintas ajang, dengan hanya merebut satu kemenangan.
Di kandang Venezia, gol-gol Eldor Shomurodov dan Tammy Abraham sempat mengangkat Roma dari ketertinggalan akibat gol cepat Mattia Caldara.
Akan tetapi, Giallorossi gagal menjaga keunggulan itu dan gawang mereka malah dibobol lagi oleh Mattia Aramu dan David Okereke yang membawa Venezia bangkit meraih kemenangan.
Hasil tersebut membuat Roma sementara tertahan di posisi kelima klasemen Liga Italia 2021/2022 dengan 19 poin setelah semalam disalip Atalanta.
Posisi Roma bisa melorot satu strip lagi bila rival sekota mereka, Lazio meraih kemenangan di laga lebih larut.
Baca Juga: Genoa Resmi Tunjuk Andriy Shevchenko sebagai Pelatih Baru
Sedangkan bagi Venezia, kemenangan ini membawa mereka sementara menjauhi zona degradasi dan duduk di urutan ke-14 dengan 12 poin.
Berita Terkait
-
Bawa Como 1907 Singkirkan Napoli, Berapa Bos Djarum Bayar Gaji Cesc Fabregas?
-
Jadwal Neraka Menanti, Emil Audero dan Cremonese Terpuruk Tanpa Kemenangan 10 Laga Terakhir
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Statistik Emil Audero Tampil Menggila di Gewiss Stadium Meski Cremonese Takluk
-
AS Roma Tetapkan Standar Gaji Baru, Paulo Dybala Berpotensi Hengkang Akhir Musim
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Persib Bandung Berantakan Dibantai Ratchaburi FC, Bojan Hodak Akui Lawan Jauh Lebih Baik
-
Duet Nova Arianto dan Sofie Imam Dampingi John Herdman, PSSI Cari Tambahan Pelatih Lokal Lagi
-
Raja Assist Super League, Waktunya Ezra Walian Kembali ke Timnas Indonesia di Era John Herdman?
-
Skenario Persib Bandung Lolos Final ACL Usai Dihajar Ratchaburi, Masih Ada Harapan di Leg Kedua?
-
Persib Tak Berdaya di Hadapan Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf
-
Semalam Dibantai, Bojan Hodak Kecewa ke Thom Haye cs
-
Buntut Sanksi FIFA, Manajer Timnas Indonesia Diganti?
-
Dua Pemain Jong Ajax Keturunan Indonesia, Siapa yang Bisa Susul Maarten Paes Bela Garuda?
-
Siapa Dwi Prio Utomo? Bukan Orang Baru, Asisten Kurniawan Dwi Yulianto di Timnas Indonesia U-17
-
Alasan Jordi Cruyff Pilih Calon Nakhoda Timnas Indonesia Latih Jong Ajax