Suara.com - Persik Kediri resmi menunjuk Javier Roca dari Chile sebagai pelatih kepala baru sampai akhir musim Liga 1 2021/2022.
Manajer Tim Persik Yahya Hasan Alkatiri mengatakan manajemen mengevaluasi beberapa pertimbangan sebelum resmi menunjuk Roca sebagai pelatih kepala.
"Roca sangat mengenal karakter pemain Indonesia. Pengalamannya bermain di Tanah Air selama 10 tahun menjadi modal penting menangani klub Indonesia," kata Manajer Tim Persik Yahya Hasan Alkatiri di Kediri, Kamis (11/11/2021).
Ia menambahkan, pria asal Chile itu juga sangat menyukai gaya main tim Macan Putih sehingga manajemen memutuskan Roca melatih tim ini sampai akhir musim ini.
Menurut dia, kesamaan visi membuat Persik dan Roca sepakat menjalin kerja sama. "Kami mempunyai filosofi yang sama dengan Javier Roca. Itu menjadi pertimbangan kami untuk menunjuk Roca membesut tim ini," kata Yahya.
Yahya berharap masuknya Roca menjadi pelatih kepala membuat permainan pemain-pemain Persik semakin baik sambil tetap bermain dengan ciri khasnya.
"Kami meyakini coach Roca akan membawa tim ini jauh lebih baik mengarungi musim ini," kata Yahya.
Roca kini memegang lisensi kepelatihan Pro License A yang dikeluarkan federasi sepak bola Chile. Di negara asalnya, pria 44 tahun ini pernah membawa klub Santa Cruz promosi ke Liga 2.
Dia juga penah menjadi trainer calon pelatih yang mengurus lisensi National Football Institute (INAF) di Chile.
Baca Juga: Cuma Menang Sekali, Berikut Catatan Manajemen untuk Skuad Persija
Roca sendiri mengaku tertarik kepada tawaran Persik setelah banyak sekali mendapat tawaran dari klub Liga 2 Indonesia.
"Pertama, saya memilih Persik karena bermain di Liga 1. Pertimbangan lain saya tertarik dengan proyek yang dikembangkan Persik di masa depan. Mereka memiliki manajemen yang diisi orang-orang baru di sepak bola dengan visi-misi yang modern," kata dia.
Roca akan memimpin latihan perdananya bersama Persik di Stadion Brawijaya hari ini.
"Saya suka dengan komposisi pemain Persik. Mereka punya pemain daerah, naturalisasi dan asing yang sangat baik," pungkasnya seperti dimuat Antara.
Berita Terkait
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Borneo FC Buktikan Mental Juara Usai Tumbangkan Persik Kediri
-
Tragis Penjual Kartu Pokemon di Chile Dibunuh, Koleksi Mahal Jadi Motif
-
Hadapi PSM Makassar di Parepare, Persik Kediri Percaya Diri Curi Poin
-
Jelang Duel, Persik Kediri Soroti Lini Pertahanan Persijap Jepara
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!