Suara.com - Tak banyak pemain Afghanistan yang bermain di kasta teratas sepak bola Indonesia. Untuk Liga 1 musim ini hanya ada satu nama saja, yakni Jabar Sharza yang membela Persela Lamongan.
Ia baru datang dan baru merasakan atmosfer sepak bola Indonesia saat bergabung Persib dan Persela jelang bergulirnya Liga 1 2021-2022.
Jabar Sharza tampil cukup meyakinkan sejauh ini untuk Persela. Gelandang berusia 27 tahun ini telah mencetak 1 gol dan 2 assist dari 5 laga di Liga 1.
Karena penampilannya itu, Jabar Sharza dipanggil untuk membela Afghanistan saat bersua Timnas Indonesia dalam FIFA Match Day (16/11/21).
Sayangnya, Jabar Sharza tak bisa membela Timnas Indonesia akibat cedera yang ia alami kala Persela menghadapi Barito Putera di seri kedua Liga 1 2021-2022.
Berikut kami sajikan profil dari Jabar Sharza.
Profil Jabar Sharza
Jabar Sharza merupakan pesepak bola yang lahir di Kabul, Afghanistan pada 6 April 1994. Kendati lahir di negara tersebut, ia nyatanya tumbuh di kawasan Nordik.
Jabar Sharza kecil harus tumbuh dan berkembang di Denmark. Di negara ini pula, ia meniti karier sepak bolanya bersama klub bernama Lyngby Boldklub.
Baca Juga: 8 Fakta Menarik Jelang Duel Timnas Indonesia vs Afghanistan
Pemain berpaspor Denmark dan Afghanistan ini pun terus menimba ilmu sepak bolanya di klub tersebut hingga tim U-19.
Pada usianya yang ke-19, Jabar Sharza dipinang oleh klub kasta ketiga Denmark, Gentofte IV pada awal musim 2013-2014.
Jabar Sharza hanya bermain untuk Gentofte IV selama dua musim saja. Pada musim panas 2015, ia bergabung tim kasta kedua, Bronshoj BK dengan status bebas transfer.
Di Bronshoj BK, karier Jabar Sharza pun tak terbilang lama. Hanya satu tahun setelah bergabung, ia kembali dilepas ke klub kasta kedua lainnya yakni Akademisk Boldklub pada 2016.
Jabar Sharza hanya bertahan satu musim saja di Akademisk Boldklub. Pada 2017, ia dilepas ke Fremad Amager di mana ia bermain selama 1,5 musim untuk klub tersebut.
Selama 1,5 musim membela Fremad Amager, Jabar Sharza bermain sebanyak 35 kali dengan torehan 16 gol dan 1 assist. Namun penampilan itu tak membuat klubnya yakin dan malah melepasnya dengan status tanpa klub.
Berita Terkait
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Kendal Tornado FC Menggila di Laga Pamungkas, Stefan Keeljes Puji Performa Pemain
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Catat Jadwalnya! Persib vs Arema Jadi Laga Pembuka Piala Presiden 2026
-
Pratama Arhan Resmi Bergabung dengan Persija Susul Shin Tae-yong
-
Piala Presiden 2026 Kembali Digelar: Persib, Persija, dan 3 Tim Luar Negeri Ikut Serta
-
Salah Besar! Pelatih Norwegia Serang FIFA Usai Hukuman Folarin Balogun Dicabut
-
Skandal Memalukan Piala Dunia 2026! Lobi Donald Trump Bikin FIFA Kehilangan Wibawa
-
Erling Haaland, Kylian Mbappe, Lionel Messi, Siapa Top Skor Piala Dunia 2026?
-
Tiga Kata Neymar Umumkan Gantung Sepatu Usai Brasil Tersingkir dari Piala Dunia 2026
-
Statistik Gila Erling Haaland Usai Bawa Norwegia Permalukan Brasil
-
Rahasia di Balik Tembok Pertahanan Timnas Argentina: Air Suci dan Kayu Aromatik
-
Persib Kunci Ragnar Oratmangoen 3 Tahun, Sinyal Serius Kuasai Liga dan Asia