Suara.com - Persela Lamongan akan menjajal kekuatan juara bertahan Bali United pada laga pekan ke-12 BRI Liga 1 di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jumat (19/11/2021) malam WIB. Pelatih Persela, Iwan Setiawan optimis timnya bisa memetik hasil positif.
Meski dilibas Persib Bandung 1-3 pada laga terakhirnya di Liga 1 2021-2022, Iwan optimis Persela akan mampu bermain maksimal lawan Bali United.
"Saya kira rasa optimis harus selalu kita canangkan dalam menghadapi pertandingan-pertandingan. Selalu optimis 1000 persen!" sesumbar pelatih berusia 63 tahun tersebut seperti dimuat BeritaJatim --jaringan suara.com.
Iwan sendiri menekankan kepada para pemainnya agar memiliki mood yang baik dan tetap fokus saat pertandingan, agar bisa bermain secara maksimal seperti yang telah diharapkan.
"Bahwa dalam perjalanan panjang kompetisi, memang kadang ada fluktuatif mood. Jika kalah, mood turun dan jika menang, mood naik. Maka dalam kondisi itu kita harus tetap baik, sehingga bisa bermain maksimal dan memperoleh poin maksimal," celoteh Iwan.
Mengenai target yang ingin dicapai Persela di seri ketiga Liga 1 2021-2022, pelatih asal Medan ini menuturkan pihaknya tidak muluk-muluk untuk mengejar target yang tinggi.
Bagi Iwan, yang penting para anak didiknya bisa selalu fokus dulu saat melakoni setiap laga di kompetisi.
"Saya mencoba untuk menekankan satu mindset bagaimana kami fokus dulu di setiap pertandingan. Target utama paling tidak kami bisa mempertahankan ranking seperti saat ini. Kita saat ini berada di papan tengah," pungkasnya.
Saat ini Persela masih tertahan di peringkat ke-13 tabel klasemen BRI Liga 1 dengan raihan 12 poin dari 11 pertandingan.
Baca Juga: Duel PSM Makassar Vs PSS Sleman di Stadion Manahan Berakhir Imbang 2-2
Sementara itu, sang juara Liga 1 2019, Bali United masih bercokol di peringkat kelima papan klasemen dengan koleksi 19 poin dari 11 laga, terpaut sembilan poin dari Bhayangkara FC yang sudah melakoni 12 pertandingan di pucuk klasemen.
Berita Terkait
-
Philippe Coutinho Putus Kontrak dengan Vasco da Gama Usai Dicemooh Suporter, Minat ke Liga 1?
-
Ramadan Tetap Maksimal, PSIM Yogyakarta Sesuaikan Jadwal Latihan
-
Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Banting dan Cekik Pacar, Clue Away ke Jogja 6 Februari
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan