Sebagaimana Klopp, Ringnick benci main bertahun, bahkan sewaktu aktif menjadi eksekutif Red Bull dia pernah berkata, "sepak bola Red Bull kami itu heavy metal, rock and roll, bukan waltz yang lamban. Kami benci umpan melingkar, umpan ke belakang. Cuma menguasai bola di daerah sendiri itu sungguh tak masuk akal."
Rangnick pernah berteori 60 persen gol tercipta kurang dari 10 detik setelah tim pencetak gol merebut bola dari lawan. Dalam kata lain, gol tercipta karena tim menekan lawannya.
Prioritaskan Pemain Muda
Teori itu sendiri dikuatkan oleh data Liga Inggris di mana gol-gol semacam itu memang lebih sering diciptakan tim-tim yang gemar menekan lawan.
Dalam kaitan ini, Liverpool menjadi tim kedua yang paling senang beroperasi di sepertiga terakhir lapangan; Southampton yang dilatih Ralph Hasenhuttl yang bareng Rangnick di Red Bull Salzburg dan RB Leipzig, menempati urutan kelima; Chelsea yang dilatih Tuchel menduduki urutan keenam. Sedangkan Manchester United berada pada urutan ke-17 atau menjadi tim yang paling malas menekan lawan.
Untuk mempraktikkan sepak bola seagresif itu, Rangnick bertumpu kepada pemain muda. Dia tak menyukai pemain-pemain uzur yang lamban menekan lawan.
Ini bisa menjadi masalah bagi Cristiano Ronaldo yang sudah berusia 36 tahun dan kadang dituding kurang aktif membantu menekan atau menghalau tekanan.
Apakah Ronaldo mesti menyesuaikan diri dengan filosofi Rangnick atau Rangnick yang harus berkompromi? Dari rekam jejaknya, Rangnick bukan pelatih yang gampang diajak kompromi.
Pernah suatu waktu dia dilirik AC Milan namun menampiknya setelah klub itu merekrut Zlataan Ibrahimovic yang sudah berusia 38 tahun.
Baca Juga: Leonardo: PSG Tidak Ingin Mauricio Pochettino Pergi
Rangnick acap terlihat hanya menginginkan pemain-pemain muda nan enerjik sehingga tak heran jika rata-rata pemain Hoffenheim dan klub-klub milik Red Bull, berusia 23 tahun ke bawah.
Roberto Firmino adalah pemain terakhir yang direkrutnya sewaktu masih di Hoffenheim, lalu Sadio Mane, Joshua Kimmich dan Erling Haaland yang semuanya produk muda klub-klub Red Bull yang dia pimpin.
Semestinya rekam jejak Rangnick yang piawai mengidentifikasi pemain muda saat berposisi direktur olahraga dan ahli merawat bakat muda sewaktu menjadi pelatih, menguntungkan United yang berlimpah pemain muda.
Pemain seperti Marcus Rashford yang berusia 23 tahun, Mason Greenwood (20 tahun) dan Jadon Sancho (21 tahun) bisa sangat diuntungkan oleh kedatangan Rangnick.
Pun demikian dengan Donny van de Beek yang teramat sering disisihkan oleh mantan manajer Ole Gunnar Solskjaer.
Pemain-pemain muda yang umumnya beroperasi di lini tengah dan sepertiga terakhir lapangan ini menjadi pihak yang paling diuntungkan oleh kehadiran Rangnick, apalagi dia mewarisi keroposnya lini tengah sehingga MU terlalu sering disudutkan lawan.
Berita Terkait
-
Hasil Lengkap dan Update Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kokoh, MU Terus Mengintai
-
Manchester United Cetak 4 Kemenangan Beruntun, Casemiro Diminta Tetap di Old Trafford
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Manchester United Bidik Kapten West Ham United?
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
Terkini
-
Carrick Tolak Anggapan Manchester United Sudah Bangkit: Masih Banyak PR
-
Vietnam Klaim Punya Talenta Pemain Keturunan yang Langka, Disebut Muncul Seabad Sekali
-
Timnas Indonesia Buka Kran Tambah Pemain Keturunan Indonesia Baru
-
Bruno Fernandes Puji Habis Michael Carrick: DNA Juara Jadi Pembeda di Man United
-
John Herdman Harus Lirik Pemain Keturunan Rp 1,3 Miliar Penentu Kemenangan MVV Maastricht
-
John Herdman Full Senyum! Emil Audero Catatkan Statistik Gila di Serie A Jelang FIFA Series 2026
-
3 Alasan Tim Geypens Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Persija Jakarta Menjadi Klub Paling Banyak Tampung Pemain Keturunan Indonesia, Siapa Saja?
-
Eks MU Kartu Merah, Jay Idzes Ikut Kena Getahnya: Nilai Jeblok karena Banyak Kesalahan
-
Pelatih Arema FC Ungkap Pemicu Keributan dengan Mauricio Souza di Gelora Bung Karno Jakarta