Suara.com - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita menerangkan masing-masing klub Liga 2 2021 yang tampil di babak delapan besar akan diberikan 100 tiket yang sifatnya undangan. Nantinya, klub bakal menentukan siapa saja yang hadir, termasuk suporter mereka sendiri.
Seperti diketahui, uji coba kehadiran penonton di pertandingan sepak bola profesional Indonesia akan dilakukan di babak delapan besar Liga 2 2021 pada 15-23 Desember. Dua stadion akan digunakan yakni Pakansari dan Wibawa Mukti.
Stadion Pakansari diisi oleh Grup X yaitu Sriwijaya FC, Rans Cilegon FC, Persis Solo, dan Persiba Balikpapan. Adapun Grup Y di Wibawa Mukti ada Dewa United, PSMS Medan, PSIM Yogyakarta, dan Sulut United.
"Sebetulnya yang berhubungan dengan suporter itu klub. Jadi silakan klub yang menentukan suporter itu, tapi intinya yang mau diundang siapa silahkan," kata Akhmad Hadian Lukita saat ditemui awak media, Selasa (7/12/2022).
"Karena kalau kami sebut 100 (tiket) itu sifatnya undangan. Bukan tiket yang dijual umum," jelas lelaki asal Jawa Barat itu.
Akhmad Hadian menerangkan adanya penonton di stadion ini masih tahap uji coba. Nantinya setelah itu bakal ada evaluasi yang dilakukan dari pihak LIB, PSSI, dan pemerintahan.
Selain itu, rencana kehadiran penonton juga belum pasti. PT LIB masih menunggu arahan pemerintah apakah diizinkan atau tidak.
"Jadi penonton yang diundang itu punya tugas. Seperti mem-viralkan. Sekarang masuk tuh seperti ini, harus tertib, harus aman, jaraknya 1,5 meter antarpenonton, nanti kami akan briefing lebih dalam soal itu dengan pemerintah," ungkapnya.
"Semua nanti di tempatkan tribune Barat, karena di Timur dan Selatan ada kepentingan broadcasting, spanduk-spanduk itu. Kan nggak lucu juga ada penonton di sebelahnya ada penonton," pungkasnya.
Baca Juga: Klub Peserta Babak 8 Besar Liga 2 Boleh Rekrut Pemain Baru
Tag
Berita Terkait
-
Jelang Piala AFF 2026, Stadion Pakansari Dipoles Rp8 Miliar untuk Timnas Indonesia
-
PSSI Pastikan Stadion Pakansari Siap Jadi Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Alasan Stadion Pakansari Jadi Kandang Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi